REALITAPOST.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu melakukan perombakan besar-besaran dan penyesuaian struktur organisasi di Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah dengan memangkas hampir separuh jabatan struktural.Bertempat di Balai Kota Merah Putih pada Jumat (9/10) siang, Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi B.Z., S.E., M.M., melantik 28 pejabat struktural PDAM Tirta Hidayah hasil perampingan.
Pelantikan ini digelar sebagai tindak lanjut atas berlakunya regulasi baru dari pemerintah pusat, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2024 yang mengamanatkan efisiensi dan penyederhanaan struktur pimpinan di tubuh BUMD air minum.Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pemangkasan jabatan ini wajib dilaksanakan.
“Ada penyesuaian struktur sesuai Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. Posisi Kepala Bidang (Kabid) yang awalnya 10 jabatan disederhanakan menjadi 6, sedangkan Kepala Sub Bidang (Kasubbid) dari 36 berkurang menjadi 22 jabatan. Kita wajib mengikuti arahan tersebut,” ujar Dedy Wahyudi usai melantik para pejabat.
Dengan penyesuaian tersebut, total jabatan Kabid yang dipangkas sebanyak 4 jabatan, sementara Kasubbid dipangkas 14 jabatan. Total efisiensi mencapai 18 jabatan struktural di tubuh PDAM.Meski struktur dirampingkan, Dedy meminta jajaran yang baru dilantik untuk meningkatkan kinerja dan soliditas.
“Pesan saya kepada pejabat-pejabat yang baru dilantik: jaga soliditas, kemudian harus ada inovasi. Dan insya Allah hari ini PDAM sebagai informasi semakin sehat, kita sudah membukukan laba, dan kita juga punya kas terakumulasi yang lumayan berkat pembenahan internal,” ungkap Dedy.
Ia juga mengingatkan pekerjaan rumah pelayanan air bersih masih menjadi prioritas utama.
“Insya Allah ke depan kami juga akan terus-menerus berusaha untuk meningkatkan pelayanan. Kami menyadari masih ada masyarakat yang belum terlayani dengan baik, masih ada airnya yang kurang jernih, itu PR untuk kita semua. Tapi insya Allah dengan kerja sama yang baik, PR itu bisa diselesaikan,” pungkasnya.(Damar)
