Realitapost.com, Kota Bengkulu – Balai Bahasa Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Lomba Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 di Kota Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Raflesia Balai Bahasa Provinsi Bengkulu ini bertujuan menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, meningkatkan keterampilan berbahasa, serta mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik melalui kegiatan bahasa dan sastra yang edukatif dan kompetitif.
Lomba tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, S.S., M.A. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, kreativitas, dan kepercayaan diri, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
“Lomba ini bukan semata-mata tentang mencari pemenang, tetapi juga tentang menumbuhkan generasi muda yang mencintai, bangga, dan menghargai bahasa serta sastra Indonesia. Kami berharap semangat ini tidak berhenti setelah perlombaan selesai, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Balai Bahasa Provinsi Bengkulu terbuka bagi para siswa dan guru, tidak hanya pada saat Bulan Bahasa dan Sastra. Kami mengundang sekolah-sekolah untuk berkunjung ke Balai Bahasa, mengenal lebih dekat kegiatan kebahasaan dan kesastraan, serta memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan menumbuhkan minat baca. Mari bersama-sama menjadikan bahasa dan sastra Indonesia sebagai bagian penting dari pendidikan dan kehidupan generasi muda,” ujar Andriana.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD/MI se-Provinsi Bengkulu dengan dua cabang perlombaan, yaitu lomba mendongeng dan lomba membaca puisi. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kecintaan dan kebanggaan peserta didik terhadap bahasa Indonesia, sekaligus meningkatkan keterampilan berbahasa, kreativitas, dan kepercayaan diri dalam mengekspresikan gagasan melalui bahasa dan sastra Indonesia.
