RALITAPOST.COM, BENGKULU — Setelah vakum selama 15 tahun sejak 2011, lintasan balap di depan Mapolresta Bengkulu kembali mengukir sejarah. Kejuaraan Road Race Kapolda Cup Championship 2026 resmi dibuka dan langsung memecahkan rekor dengan jumlah peserta yang membludak.
Tercatat lebih dari 780 starter turun di berbagai kategori race. Jumlah fantastis tersebut menjadikan Kapolda Cup tahun ini sebagai kejuaraan road race dengan peserta terbanyak dalam sejarah Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., yang membuka langsung kejuaraan tersebut menegaskan, ajang ini merupakan wadah resmi bagi para pecinta olahraga otomotif di Bengkulu.
“Ini adalah lintasan resmi, bukan di jalan raya yang kerap meresahkan dan membahayakan masyarakat. Inilah tempatnya menyalurkan hobi balap dengan aman,” tegas Kapolda di hadapan ribuan penonton yang memadati sirkuit non permanen depan Polresta Bengkulu, Sabtu (24/10/2026).

Kapolda juga memberikan peringatan keras bagi pelaku balap liar dan geng motor yang masih nekat beraksi di jalan raya. Pesan Kapolri bahwa Polisi Bersama Masyarakat akan siap mambantu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jika masih ada yang nekat melakukan aksi balap liar dan geng motor yang meresahkan warga, maka akan berhadapan dengan Kapolda Bengkulu. Tidak ada tempat untuk aksi ugal-ugalan di jalan umum,” ancamnya.
Ia pun mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat yang hadir menyaksikan balapan. Kapolda berharap, dari sirkuit ini akan lahir bibit-bibit pebalap berprestasi Bengkulu yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga menjabat Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol Mochammad Hasan mengatakan, membludaknya peserta di luar ekspektasi panitia. Kejuaraan yang digelar selama tiga hari, 23-25 Oktober 2026, mempertandingkan sekitar 40 kelas perlombaan.
“Ini sangat luar biasa dan telah berhasil memecahkan rekor menjadi kejuaraan yang paling banyak diikuti pebalap dari berbagai daerah, mulai dari daerah di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa,” ujar Kombes Hasan.
Selain diramaikan ratusan pebalap dari berbagai daerah, kegiatan ini juga melibatkan puluhan sponsor dan pelaku UMKM lokal. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau hanya Rp 10.000, panitia berharap kehadiran ribuan warga tidak hanya menyukseskan balapan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah.
“Yang jelas selain mencegah aksi balap liar dan pencetak pebalap handal. Kita juga sampaikan pesan Kamtibmas” singkatnya.
Hadir juga dalam pembukaan yakni Kepala BPTD Provinsi Bengkulu Dinda, Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Cynthia Eveline Jonathan, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmat Hidayat, SIK, dan tamu undangan lainnya.
