Bengkulu, Realitapost.com — Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengadakan kegiatan Pembinaan Lembaga Pemerintah dan Swasta dalam Pengutamaan Bahasa Negara di Provinsi Bengkulu Tahun 2026 pada 26—28 April 2026 di Hotel Nala Sea Side Bengkulu.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, S.S., M.A. dan pemaparan materi sosialisasi bahan pembinaan pengutamaan bahasa negara yang disampaikan langsung oleh narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Yanti Riswara, S.S., M.Hum., Hellen Astria, M.Pd., Resy Novalia, M.Pd., dan Melda Herlita, S.Pd.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri atas 15 lembaga pemerintah dan 10 lembaga swasta yeng menjadi target capaian pembinaan lembaga pada tahun 2025—2029. Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan bahan pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara agar peserta dapat memiliki informasi kebahasaan untuk mengubah penggunaan bahasa di lanskap dan dokumen lembaga dari belum mengutamakan bahasa negara menjadi sudah mengutamakan bahasa negara.
Pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara terfokus pada objek di lanskap dan dokumen lembaga. Program strategis ini juga telah diperkuat dengan terbitnya Permen Dikdasmen tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia dan Surat Edaran Kemendagri tentang Pelaksanaan Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia serta Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah di Daerah.
Program ini diselenggarakan dalam empat bentuk, yakni audiensi dan sosialisasi bahan pembinaan, pemantauan dan analisis objek bahasa, pendampingan/fasilitasi kebahasaan, serta evaluasi dan apresiasi. Tahapan kegiatan program ini akan terus berlanjut sampai semua tahapan pembinaan pengutamaan bahasa negara terlaksana dengan baik dan sesuai target pembinaan
