berita realitapost

BKAD Kota Petakan Seluruh Kendaraan Dinas

Bengkulu, Realitapost.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mulai melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan dinas (Randis) yang digunakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini dilakukan menyusul belum adanya pengadaan randis baru, sementara sebagian kendaraan yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan dan penurunan kelayakan fungsi.

Kepala BKAD Kota Bengkulu, Yudi Susanda, mengatakan bahwa kondisi randis di setiap OPD saat ini bervariasi.

Ada yang masih layak operasional, namun tidak sedikit pula yang sudah rusak dan secara usia tidak lagi ekonomis untuk diperbaiki.

“Kita sudah sampaikan kepada masing-masing OPD, apabila kendaraan dinas tersebut secara umur dan kondisi sudah tidak layak, serta diperbaiki pun tidak lagi efektif, maka diminta untuk diusulkan agar dilelang,” ujar Yudi.

Namun, bagi kendaraan yang masih memungkinkan untuk diperbaiki, BKAD meminta OPD memanfaatkan anggaran belanja pemeliharaan yang telah tersedia di masing-masing instansi.

Menurut Yudi, kendaraan dinas merupakan aset yang menjadi tanggung jawab OPD pengguna, sehingga perawatan rutin menjadi kewajiban setiap instansi.

“Kalau masih bisa diperbaiki, silakan menggunakan anggaran pemeliharaan di OPD masing-masing.Karena kendaraan dinas itu tanggung jawab OPD,” tegasnya.

Yudi juga menyinggung pernyataan Walikota Bengkulu yang menegaskan bahwa OPD harus bertanggung jawab terhadap aset kendaraan dinas yang digunakan.

Jika ditemukan ada OPD yang tidak menjaga dan merawat kendaraan dinasnya dengan baik, maka kendaraan tersebut berpotensi ditarik kembali.

“Menindaklanjuti arahan Pak Wali, kami akan kembali menyampaikan kepada OPD, termasuk melalui grup WhatsApp, bahwa kendaraan dinas di setiap OPD harus dalam kondisi layak operasional,” jelas Yudi.

Saat ini, BKAD telah melakukan pemetaan awal dan mengumpulkan usulan dari seluruh OPD terkait kendaraan dinas yang dinilai sudah tidak layak pakai.

Tahapan yang berjalan adalah pengumpulan data dan verifikasi usulan tersebut.

“Sekarang ini kita sedang dalam tahap pengumpulan seluruh usulan dari OPD.

Dari data yang masuk nanti akan terlihat berapa kendaraan yang masih layak dioperasionalkan dan berapa yang akan kita proses untuk dilelang,” ungkapnya.

Hasil dari pendataan ini nantinya akan menjadi dasar bagi Pemkot Bengkulu untuk menentukan langkah lanjutan, baik terkait pengelolaan aset, proses lelang kendaraan yang tidak layak, maupun perencanaan kebutuhan kendaraan dinas ke depan.

Pemkot Bengkulu berharap, melalui penertiban dan pendataan ini, pengelolaan aset daerah dapat lebih tertib, efisien, dan bertanggung jawab.(Red)

Exit mobile version