berita realitapost

Catat ! Pemkot Bengkulu Bakal Ukir Sejarah Gelar Khatam Al Quran di Lokasi Wisata Pantai Panjang

Kegiatan Bertajuk Asmara Subuh

BENGKULU, REALITAPOST.COM — Setelah sukses melaksanakan kegiatan Botoi-Botoi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu kembali aka menggelar kegiatan yang tak kalah menarik dan diklaim sebagai satu satunya kegiatan skala besar, unik, bernilai manfaat besar dan belum pernah dilaksanakan di daerah lainnya di Indonesia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin saat dijumpai di kantornya, menjelaskan bahwa kegiatan yang bakal spektakuler tersebut diberi tajuk “Asmara Subuh” yang diartikan  (Amalan Membaca Al-Qur’an Sesudah Subuh) di kawasan wisata Pantai Panjang, pada Jumat 27 Februari 2026, pukul 07.00 WIB.

Nina menerangkan bahwa Asmara Subuh bukanlah kegiatan “asmara” dalam arti pergaulan bebas anak muda usai sahur, melainkan akronim dari Amalan Membaca Al-Qur’an Sesudah Subuh.”Ini adalah asmara kita dengan Al-Qur’an. Momentum Ramadan kita isi dengan kegiatan positif, membaca Al-Qur’an bersama setelah Subuh,” ujarnya.

Adapun lokasi acara tersebut, akan dipusatkan di sepanjang jogging track Pantai Panjang, mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Jembatan Merah Putih. Pihaknya akan melibatkan pelajar tingkat SMP, baik negeri maupun swasta, untuk mengikuti kegiatan mengaji bersama tersebut.

Menurut Nina, kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus upaya membangun suasana Ramadan yang religius dan penuh nilai kebaikan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda di tengah kekhawatiran meningkatnya aksi kenakalan remaja, termasuk geng motor yang belakangan kembali meresahkan masyarakat.

“Kita ingin mengajak anak-anak muda mengisi Ramadan dengan hal yang bermanfaat, bukan dengan tindakan anarkis atau kegiatan negatif. Lebih baik waktunya digunakan untuk mencari pahala dan rida Allah SWT,” tambahnya.

Asmara Subuh direncanakan digelar setiap Jumat selama bulan Ramadan, dengan penyesuaian jadwal mengikuti kalender libur awal dan akhir Ramadan. Pelaksanaan teknis akan disesuaikan dengan waktu yang memungkinkan bagi para pelajar.

Dalam konsepnya, setiap sekolah akan mendapat bagian juz yang berbeda. Misalnya, satu SMP membaca Juz 1, sekolah lainnya Juz 2, dan seterusnya. Dengan pembagian tersebut, panitia menargetkan pembacaan Al-Qur’an dapat khatam dalam waktu kurang lebih 2 jam.

Setidaknya ada sekitar 52 SMP negeri dan swasta di Kota Bengkulu yang akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Para peserta diminta menyiapkan tikar dan pengeras suara (speaker aktif) secara mandiri agar lantunan ayat suci Al-Qur’an dapat terdengar serentak di sepanjang kawasan pantai.

Panitia juga akan menyiapkan satu titik utama di tengah lokasi kegiatan yang akan dipandu oleh seorang imam atau ustaz untuk membimbing jalannya pembacaan sejak awal hingga selesai.
Melalui Asmara Subuh, Pemkot Bengkulu berharap semangat gemar membaca Al-Qur’an dapat semakin tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus menjadikan Pantai Panjang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga ruang syiar dan pembinaan spiritual selama Ramadan.(Damar)

Exit mobile version