berita realitapost

DPD HIMPERRA Bengkulu Gandeng Fakultas Dehasen, Dorong Mahasiswa Terjun ke Bisnis Properti

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Provinsi Bengkulu menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Universitas Dehasen Bengkulu, Rabu pagi (15/4/2026).

Selain penandatanganan MoU, kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar bertema “Bisnis Properti Sekarang dan Masa yang Akan Datang” yang diikuti ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi. Seminar tersebut digelar di Aula Lantai 4 Kampus Dehasen dan menghadirkan Ketua DPD HIMPERRA Provinsi Bengkulu, Edwar Setiawan, didampingi H. Fahri Fahmi sebagai pemateri.

Dalam paparannya, Edwar Setiawan membagikan kisah perjalanannya dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga sukses menjadi pengusaha properti. Ia menegaskan bahwa sektor properti memiliki prospek cerah dan peluang besar untuk digeluti, khususnya oleh generasi muda.

“Kenapa harus menjadi pengusaha properti? Karena manfaat dan keuntungannya sangat luas. Apalagi saat ini ada program pemerintah pembangunan 3 juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan usaha properti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kebutuhan rumah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan ketersediaan hunian, sehingga membuka ruang besar bagi para pelaku usaha di sektor tersebut.

Usai seminar, HIMPERRA berencana melanjutkan kegiatan dengan membuka kelas properti yang akan mengupas secara menyeluruh langkah-langkah menjadi pengusaha properti sukses. Program ini diharapkan mampu mengubah pola pikir (mindset) mahasiswa yang selama ini menganggap bisnis properti sulit dijalankan.

“Melalui kelas properti ini, kita ingin menunjukkan bahwa menjadi pengusaha properti itu tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan memiliki pengetahuan dan strategi yang tepat,” tambah Edwar.

Sementara itu, Dr. H. Pakri Fahmi dalam materinya menyampaikan bahwa bisnis properti merupakan sektor yang menjanjikan dan tidak lekang oleh waktu. Menurutnya, selama kebutuhan dasar manusia seperti tempat tinggal masih ada, maka peluang di sektor ini akan terus terbuka.

“Dunia properti adalah bisnis yang cerah. Selama masih ada pernikahan, itu berarti ada potensi konsumen baru. Bahkan untuk memulai usaha ini, tidak selalu membutuhkan modal besar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran HIMPERRA di lingkungan kampus merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Mahasiswa adalah calon pengusaha sukses. Itulah sebabnya HIMPERRA hadir di kampus, untuk memberikan wawasan dan membuka peluang sejak dini,” ujarnya.

Terkait kemudahan akses pembiayaan, Pakri Fahmi menyebutkan bahwa regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini telah memberikan kemudahan, termasuk dalam proses BI Checking yang kini dapat difasilitasi oleh pihak developer.

Selain itu, ia menambahkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan dalam bisnis properti, karena pengusaha dapat mengembangkan usaha di berbagai daerah selama memiliki pemahaman yang cukup.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Dehasen Bengkulu, Prof. Husaini, yang menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha, khususnya dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi entrepreneur di bidang properti.

Exit mobile version