REALITAPOST.COM, BENGKULU – Aroma semangat baru menyeruak dari kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bengkulu. Belum kering tinta catatan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas), jajaran pengurus baru di bawah komando Ketua April Yones, S.E., M.A.P., langsung “tancap gas”.
Tak ada waktu untuk berleha-leha; misi besar penyelarasan program pusat ke daerah menjadi harga mati.
Langkah kaki April Yones bersama barisan pengurusnya belakangan ini tampak padat melintasi jalanan protokol Kota Bengkulu. Bukan sekadar seremonial, ini adalah gerilya diplomasi dan konsolidasi. Satu per satu pintu pemangku kepentingan diketuk untuk membangun sinergi yang kokoh.
Merajut Harmoni dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Sejauh ini, silaturahmi maraton telah dilakukan ke berbagai institusi vital. Mulai dari markas Danrem 041 Gamas, Kapolda Bengkulu, hingga Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu. Tak hanya ke aparat penegak hukum dan keamanan, jajaran DPW PPP juga menyambangi penyelenggara pemilu, yakni Bawaslu dan KPU Provinsi Bengkulu.
“Ini adalah upaya kami untuk menyelaraskan program DPP PPP hingga ke akar rumput di daerah. Kami ingin memastikan kehadiran PPP di Bengkulu membawa energi positif bagi pembangunan dan stabilitas wilayah,” ujar April Yones di sela-sela kegiatannya.
Target berikutnya dalam daftar agenda adalah audiensi dengan Gubernur Bengkulu. Pertemuan ini digadang-gadang menjadi puncak dari rangkaian konsolidasi eksternal untuk menyamakan persepsi dalam membangun daerah.
Menuju Muscab: Memperkuat Fondasi Hingga ke Tingkat Cabang
Selain memperkuat relasi eksternal, “pekerjaan rumah” internal tak luput dari perhatian. Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, pasca-Muswil, pengurus baru memiliki mandat krusial: menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) paling lambat tiga bulan setelahnya.
Waktu terus berjalan. Dalam kurun tiga bulan ke depan, DPW PPP Bengkulu akan segera melayangkan surat resmi kepada seluruh pengurus DPC di setiap kabupaten/kota. Tujuannya jelas, menginstruksikan pembentukan kepanitiaan Muscab tanpa menunda waktu.
“Kami ingin struktur partai bergerak selaras. Muscab bukan sekadar pergantian pengurus, tapi momentum melahirkan nakhoda-nakhoda baru di tingkat daerah yang tangguh dan visioner,” tambah April.
Harapan untuk Struktur yang Solid
Ambisi besar ini bermuara pada satu titik: Soliditas. Dengan kepengurusan yang mapan dari tingkat DPC hingga DPW, PPP Bengkulu optimis dapat menjadi wadah aspirasi masyarakat yang efektif.
Gerak cepat April Yones dan jajarannya seolah mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa partai berlambang Ka’bah ini siap bertransformasi menjadi kekuatan politik yang lebih modern, tertib administrasi, dan solid di Provinsi Bengkulu.
Kini, publik menunggu hasil dari “maraton konsolidasi” ini—apakah langkah cepat ini akan mampu mengembalikan kejayaan PPP di Bumi Rafflesia? Waktu yang akan menjawab, namun fondasi itu kini sedang dibangun. dengan sangat serius.
PENULIS / DAMAR
