Realitapost.com, Bengkulu – Himpunan Parkir Kota Bengkulu (HPKB) secara tegas menyatakan bahwa anggotanya tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang mengatasnamakan perwakilan juru parkir (jukir) di depan Kantor Walikota dan Gedung DPRD Kota Bengkulu pada Senin pagi.
Ketua HPKB Kota Bengkulu, Mis Parida, memastikan tidak ada satu pun anggotanya yang turun ke jalan dalam aksi tersebut. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa para jukir yang tergabung dalam HPKB sepenuhnya mendukung program serta kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam penataan dan pengelolaan titik parkir.
“Saya pastikan yang ikut aksi demo itu bukan anggota kita. Jukir HPKB justru mendukung penuh langkah pemerintah dalam mengelola perparkiran di kota ini,” ujar Mis Parida.
Terkait salah satu tuntutan massa aksi yang menyasar Kasubid Pendataan dan Penilaian Bapenda, Indra Gunawan, Parida menilai kinerja Indra sebagai perwakilan Bapenda dan Pemkot sudah sangat optimal dalam melakukan pembinaan.
“Pak Indra sudah bekerja seoptimal mungkin. Kalaupun ada permasalahan, seharusnya diselesaikan dengan baik. Ini hanya miskomunikasi saja. Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan jika duduk satu meja. Pemerintah tidak akan menyengsarakan rakyatnya selama kita taat aturan. Mari kita sama-sama introspeksi diri,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Marliadi, SE, turut memberikan tanggapan dalam sesi dialog bersama perwakilan ormas yang mengatasnamakan jukir tersebut.
Marliadi menegaskan bahwa kerja Pansus Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Bengkulu, yang salah satunya membahas pengelolaan titik parkir oleh Bapenda di bawah koordinasi Indra Gunawan, sudah sesuai aturan dan mewakili kepentingan pemerintah.
Namun, Marliadi juga memberikan catatan tegas terkait integritas pelaksanaan kebijakan di lapangan. “Jika ada kebijakan yang diambil di luar aturan yang telah dibuat oleh Pak Indra, maka saya mendukung untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” tegas Marliadi.
Klarifikasi dari pihak HPKB ini sekaligus menepis klaim bahwa aksi massa yang berlangsung Senin pagi tersebut merupakan representasi dari seluruh juru parkir yang ada di Kota Bengkulu.(Damar)
