REALITAPOST.COM, JAKARTA — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke BPJS Kesehatan RI di Jakarta guna mendorong optimalisasi kepesertaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kunjungan bersama Sri Astuti dan Berlian Utama Harta yang membawa berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat Bengkulu untuk dikoordinasikan dengan pihak BPJS.
salah satu persoalan yang mencuat di tengah masyarakat adalah penghapusan sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS. Akibatnya, warga yang sebelumnya menerima bantuan kini tidak lagi terdaftar sebagai penerima.
“Keberadaan kami di sini untuk menyampaikan keluhan masyarakat yang merasa masih layak sebagai penerima PBI, namun justru dihapus. Memang ini menjadi kewenangan Kementerian Sosial, tetapi di lapangan masyarakat menganggap ini sepenuhnya tanggung jawab BPJS. Di sinilah DPRD perlu hadir menengahi,” ujar Usin.
Selain itu, Ibu Sri Astuti juga menyampaikan Komisi IV juga menyoroti dugaan praktik tidak wajar di sejumlah rumah sakit, khususnya terkait pasien yang dipulangkan setelah tiga hari perawatan. Sebaiknya BPJS melakukan evaluasi ada temuan seperti itu.
Dalam pertemuan kita menegaskan dukungan Komisi IV terhadap upaya BPJS dalam meningkatkan satuan harga paket layanan kesehatan. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong rumah sakit memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada pasien.
Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan RI yang diwakili Asisten Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ryan Abdullah Putra, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD Bengkulu.
Menurut Ryan, DPRD memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyerap aspirasi masyarakat, sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan RI yang diwakili Asisten Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ryan Abdullah Putra, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD Bengkulu.
