Bengkulu, Realitapost.com — Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut., menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan Ke-2 Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Sawah Lebar pada Minggu (2/8/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penting untuk memperkuat fungsi pengawasan DPRD terhadap pembangunan di daerah pemilihan (Dapil)-nya.
Dalam reses tersebut, masyarakat setempat memanfaatkan kesempatan untuk menyalurkan berbagai aspirasi.
Sektor pembangunan infrastruktur fisik dan layanan publik menjadi isu dominan yang paling banyak dikeluhkan oleh warga.
Poin-Poin Utama Aspirasi Warga antara lain, Warga mengusulkan perbaikan beberapa ruas jalan rusak, pelebaran jalan poros, perbaikan di Merawan 3, serta penanganan khusus pada titik jalan di kawasan Merawan 7 yang kondisi tanahnya labil sehingga sering mengalami kerusakan berulang.
Lalu Usulan dari dua RT terkait pembangunan saluran air/drainase guna mengantisipasi luapan air. Dan terakhir, Warga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan PDAM Kota Bengkulu yang sering mengalami kendala, seperti aliran air mati dan gangguan distribusi harian.
Menanggapi berbagai masukan warga, Rahmad Widodo menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut dalam mekanisme penganggaran daerah.
“Mekanisme reses kedua ini lebih fokus pada fungsi pengawasan. Aspirasi fisik seperti jalan dan drainase yang sudah masuk akan kita perjuangkan pada proses penganggaran, baik melalui anggaran perubahan tahun 2026 ini maupun anggaran tahun 2027,” ujar Rahmad Widodo usai ditemui di lokasi reses.
Mengenai keluhan layanan air bersih, beliau memahami kondisi yang dihadapi warga dan berjanji akan mendorong manajemen PDAM Kota Bengkulu untuk melakukan pembenahan secara maksimal.
“Pelayanan PDAM ini kebutuhan dasar masyarakat. Kita mendorong manajemen untuk terus melakukan proses perbaikan agar pemenuhan kebutuhan air bersih warga Kota Bengkulu dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya.
