Home › Bengkulu › Satu Tahun Tring!: Pegadaian hadirkan Pengalaman Baru Bertransaksi Melalui ATM Emas Pertama di Seluruh Indonesia

Satu Tahun Tring!: Pegadaian hadirkan Pengalaman Baru Bertransaksi Melalui ATM Emas Pertama di Seluruh Indonesia

Bengkulu , Realitapost.com – Memperingati satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian melalui momentum 1st Tring!versary, PT Pegadaian (Persero) mencatatkan sejarah baru dalam industri bullion nasional dengan menghadirkan jaringan ATM Emas di sejumlah lokasi strategis di Indonesia. Di Palembang, layanan ATM Emas tersebut hadir di Cabang Pegadaian Palembang, Rabu (14/10).

Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, inovasi ini menjadi langkah baru dalam mempermudah transaksi emas fisik. Jika sebelumnya pencetakan atau penarikan emas fisik dari tabungan digital memerlukan prosedur konvensional dan waktu tunggu, kini nasabah dapat memperoleh emas batangan secara langsung melalui ATM Emas Pegadaian.

Integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring! by Pegadaian menghadirkan pengalaman transaksi yang cepat, aman, mudah, dan nyaman. Nasabah cukup memilih menu transaksi pada aplikasi Tring!, memindai kode QR pada layar mesin ATM Emas, mengonfirmasi pembayaran, lalu memasukkan kode unik transaksi.

Dalam waktu singkat, nasabah dapat mengambil emas batangan fisik produksi Galeri 24 dengan tingkat kemurnian yang terjamin. Emas tersedia dalam berbagai pilihan denominasi, mulai dari 1 gram hingga 100 gram.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengatakan kehadiran ATM Emas merupakan salah satu upaya perusahaan untuk memperluas akses layanan keuangan dan mempermudah masyarakat dalam berinvestasi emas.

“Hadirnya ATM Emas Pegadaian yang bertepatan dengan satu tahun perjalanan aplikasi Tring! merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan ekosistem bullion yang semakin inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia. Terobosan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai pionir Bullion Bank yang senantiasa berinovasi dengan menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi demi mendukung visi besar untuk MengEMASkan Indonesia,” ujar Damar.

Pegadaian juga menegaskan bahwa layanan investasi emas, baik fisik maupun digital, dijalankan dengan mengacu pada prinsip syariah. Hal ini sejalan dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah.

Salah satu konsep yang menjadi perhatian dalam transaksi emas digital adalah emas musya’, yakni pengakuan kepemilikan emas secara kolektif atau bersama. Konsep tersebut menjadi bagian dari tata kelola kepemilikan emas untuk mendukung transparansi serta meminimalkan unsur gharar atau ketidakpastian dalam transaksi.

Pegadaian menyatakan menerapkan prinsip rasio 1:1 dalam layanan transaksi emas. Artinya, ketika nasabah melakukan transaksi Tabungan Emas maupun Cicil Emas, perusahaan memastikan ketersediaan emas fisik di tempat penyimpanan (*vault*) sesuai dengan jumlah gram yang ditransaksikan dan akad yang berlaku.

Dari sisi keamanan, Pegadaian juga memperkuat layanan melalui Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (*custody services*). Sertifikasi ini mencakup penerapan standar mutu dalam proses penerimaan, verifikasi, pengujian kadar kemurnian emas, administrasi, penyimpanan di vault, hingga pengamanan fisik dan sistem.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, mengatakan kehadiran ATM Emas di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan investasi yang praktis dan modern.

“Kehadiran ATM Emas di wilayah Sumbagsel merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian (Persero) untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring! by Pegadaian, nasabah dapat melakukan pembelian emas batangan maupun mengambil fisik Tabungan Emas dengan proses yang lebih praktis,” ujar Novryandi.

Ia berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi emas sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Pegadaian sebagai mitra dalam mengelola keuangan dan membangun aset.

Peluncuran ATM Emas Pegadaian menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain kemudahan akses transaksi tanpa terikat jam operasional kantor cabang, proses pengambilan emas fisik yang lebih praktis, serta jaminan kualitas dan keaslian emas batangan produksi Galeri 24.

Selain itu, inovasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekosistem bullion di Indonesia sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif berinvestasi emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

Sebagai salah satu pelaku utama dalam pengembangan ekosistem bullion nasional di bawah naungan Danantara, Pegadaian terus mendorong inovasi layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kehadiran ATM Emas menjadi bagian dari transformasi layanan Pegadaian menuju institusi keuangan modern yang mengedepankan kemudahan, keamanan, transparansi, dan inklusivitas dalam berinvestasi.

Melalui perpaduan layanan digital Tring! dan jaringan ATM Emas, Pegadaian berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas sekaligus mendukung visi besar MengEMASkan Indonesia.(Damar)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *