REALITAPOST.COM, BENGKULU — Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Senin (5/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, dan Asisten III Setda Kota Bengkulu, Tony Elfian.
Kedatangan rombongan Pemkot Bengkulu disambut langsung oleh Kepala OJK Perwakilan Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, di ruang kerjanya. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga membahas secara mendalam perkembangan serta kesehatan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fadilah yang merupakan bank milik Pemerintah Kota Bengkulu.
Dedy Wahyudi mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan agenda khusus pertamanya ke Kantor OJK Bengkulu dalam kapasitasnya, setelah sebelumnya lebih sering berjumpa dalam berbagai acara formal di luar instansi.
“Pertama saya silaturahmi, karena saya belum berkunjung secara khusus dengan Bu Ayu. Hanya sering ketemu saat acara-acara di luar, tapi hari ini langsung berkunjung ke beliau,” ujar Dedy.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada kondisi BPRS Fadilah. Sebagai bank kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu, kesehatan dan kinerja bank tersebut harus terus dipantau, dievaluasi, dan diperkuat agar mampu berkembang secara optimal di tengah persaingan industri keuangan.
“Yang kedua, Kota Bengkulu kan punya bank, Bank BPRS Fadilah namanya. Bank Fadilah ini, Alhamdulillah, bank kebanggaan milik Kota Bengkulu, tapi harus kita pantau juga kondisinya, terutama kesehatan banknya,” tambahnya.
Dari hasil diskusi tersebut, Dedy mengaku mendapatkan banyak masukan dan pencerahan berharga dari OJK terkait langkah-langkah taktis yang bisa diambil Pemkot Bengkulu untuk memajukan BPRS Fadilah ke depan.
“Tadi kami sudah dapat banyak pencerahan. Insya Allah kami berkomitmen untuk memperbesar Bank Fadilah ini,” tegas Dedy.
Sementara itu, Kepala OJK Perwakilan Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, membenarkan bahwa pertemuan tersebut membedah berbagai aspek kinerja BPRS Fadilah. Menurutnya, dialog yang konstruktif bersama Wali Kota Bengkulu telah menghasilkan sejumlah solusi dan rekomendasi strategis untuk meningkatkan performa bank syariah daerah tersebut.
“Seperti yang Pak Wali Kota sampaikan, tadi kita diskusi banyak hal terkait perkembangan kinerjanya BPRS Fadilah. Tentunya ada solusi-solusi dan langkah-langkah yang lebih baik yang dapat dilakukan oleh BPRS Fadilah,” ungkap Ayu.
Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara Pemkot Bengkulu dan OJK. Kolaborasi ini diyakini mampu mendorong BPRS Fadilah tumbuh semakin sehat, profesional, serta memberikan kontribusi dan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.
