berita realitapost

Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Pejabat Harus Inovatif dan Anti-Mengeluh

KOTA BENGKULU, REALITAPOST.COM – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memberikan pesan menohok bagi jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Ia menegaskan agar tidak ada satu pun pejabat yang mengeluh dalam mengemban amanah jabatan yang telah diberikan.

Hal ini disampaikan Dedy saat memberikan sambutan dalam acara Kicau Mania yang digelar di kawasan Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, Minggu pagi (12/4/2026).

“Saya tidak ingin mendengar pejabat mengeluh dengan amanah yang ada. Justru saya jauh lebih suka dan mengapresiasi pejabat yang setiap kali bertemu selalu menawarkan ide-ide segar, gagasan yang inovatif, serta inspiratif,” tegas Dedy Wahyudi di hadapan para undangan.

Dedy menyadari bahwa saat ini kondisi keuangan daerah sedang tidak mudah, terutama dengan adanya dampak pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Namun, menurutnya, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk berhenti berkinerja.

Ia menuntut para Pejabat Kota mampu memaksimalkan potensi yang ada dengan langkah kolaborasi. Sinergi antar-OPD dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar program-program yang digagas tetap berjalan maksimal meski di tengah keterbatasan fiskal.

“Di tengah keterbatasan ini, kita butuh langkah kolaborasi. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Maksimalkan potensi yang ada untuk melayani masyarakat,” imbuhnya.
Acara yang berlangsung meriah di tepi pantai tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing, Plt Sekda Kota Medy Pebriansyah, Asisten II Sehmi, dan Asisten III Toni Alfian.

Tampak hadir pula sejumlah jajaran kepala perangkat daerah, di antaranya Plt Kadis Pariwisata Nina Nurdin, Dirut RSHD Kota Lista Cherlyviera, Plt Kadis Koperasi Nelawati, serta Plt Kadis DLH Kota Afriyeni. Turut hadir mewakili Kapolresta Bengkulu, Kabag Ops Polresta Bengkulu.

Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta burung berkicau, kegiatan ini juga dimanfaatkan Walikota untuk memantau langsung potensi wisata di kawasan Pasir Putih agar terus dikembangkan secara kreatif oleh dinas terkait. (**)

Exit mobile version