Bengkulu, Realitapost.com — Penggunaan peralatan listrik di rumah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu mengingatkan warga agar memastikan seluruh perangkat listrik dalam kondisi aman guna mencegah risiko kebakaran.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan pemeriksaan peralatan listrik penting dilakukan karena banyak rumah yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama selama perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, tradisi pulang kampung saat Lebaran membuat sebagian besar warga meninggalkan rumah untuk merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.
Kondisi rumah yang kosong dalam waktu lama berpotensi menimbulkan risiko jika tidak dipersiapkan dengan baik sebelum ditinggal.
Ia menyarankan masyarakat untuk mencabut berbagai perangkat elektronik dari stop kontak, seperti televisi, kipas angin, maupun peralatan listrik lainnya guna menghindari potensi korsleting.
“Pastikan seluruh colokan listrik sudah dicabut sebelum berangkat mudik agar tidak menimbulkan risiko yang tidak diinginkan,” ujar Yuliansyah.
Selain itu, warga juga diminta memastikan peralatan memasak dalam kondisi aman. Kompor gas LPG 3 kilogram maupun alat masak listrik perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum rumah ditinggalkan.
Yuliansyah menambahkan bahwa kebocoran gas juga dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran, terutama pada rumah yang kosong dalam waktu lama..
Berdasarkan data Damkar Kota Bengkulu, sebagian besar peristiwa kebakaran yang terjadi dipicu oleh arus pendek listrik.
“Sekitar 70 hingga 80 persen kejadian kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, biasanya karena instalasi kabel tidak mampu menahan beban daya listrik,” jelasnya.
Selain memeriksa instalasi listrik dan peralatan memasak, masyarakat juga diimbau untuk memastikan pintu serta jendela rumah dalam kondisi terkunci dengan baik sebelum berangkat mudik, sehingga keamanan rumah tetap terjaga.
