Home › Ekonomi › 7 Tahun Mandi Lumpur, Jalan Rp19 Miliar Padang Serai–Pasar Ngalam Jadi Penggerak Ekonomi Seluma

7 Tahun Mandi Lumpur, Jalan Rp19 Miliar Padang Serai–Pasar Ngalam Jadi Penggerak Ekonomi Seluma

SELUMA, REALITAPOST.COM – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Seluma untuk akses ekonomi yang layak akhirnya terjawab. Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memulai pembangunan ruas Jalan Padang Serai–Pasar Ngalam sepanjang 7,1 kilometer dengan anggaran Rp 19 miliar dari APBD Provinsi, ditandai titik nol di Simpang Tiga Bangkahan, belum lama ini.

Nilai Rp 19 miliar ini bukan sekadar untuk jalan mulus, tapi investasi ekonomi kerakyatan. Selama tujuh tahun, warga harus menanggung biaya ekonomi tinggi akibat jalan rusak – hasil pertanian sulit keluar, ongkos angkut mahal, waktu tempuh lama, dan harga jual anjlok di tingkat petani.

Pembangunan ini diharapkan memangkas biaya logistik, memperlancar distribusi hasil bumi, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM dan petani Seluma.Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pembangunan infrastruktur adalah prioritas ekonomi, meski di tengah efisiensi anggaran.

“Sebentar lagi jalan kita yang buruk akan menjadi jalan yang mulus. Masyarakat tidak ingin tahu ada efisiensi, pokoknya jalan mulus,” kata Helmi.

Menurut Helmi, jalan mulus adalah syarat mutlak ekonomi bergerak. Mobilitas lancar berarti perputaran uang desa lebih cepat, akses pendidikan dan kesehatan lebih murah, dan daya saing produk lokal meningkat.

“Selain jalan, tentunya fasilitas sekolah turut menjadi perhatian. Toilet juga perlu mendapatkan perhatian. Ke depan kita akan buat toilet sekolah sesuai standar, seperti toilet di hotel mewah,” ujarnya, menandakan pembangunan ekonomi tak hanya fisik jalan, tapi kualitas SDM.

Dampak ekonomi langsung dirasakan Desa Riak Siabun. Kepala Desa Mustan menyebut warga sudah 7 tahun mandi lumpur dan debu, yang membuat ekonomi desa tersendat.

“Terima kasih. Jalan kami menjadi prioritas setelah sekitar tujuh tahun kami mandi lumpur, mandi debu. Alhamdulillah, mewakili masyarakat, kami mengucapkan terima kasih banyak sedalam-dalamnya,” ungkap Mustan.

Ia menilai jalan baru akan jadi nadi ekonomi desa.

“Pembangunan jalan akan memberikan dampak besar, terutama memperlancar aktivitas dan menggerakkan perekonomian desa,” tegasnya.

Nilai tambah lain, Desa Riak Siabun juga mendapat bantuan mobil ambulans. Dari sisi ekonomi, ambulans gratis ini memangkas biaya kesehatan darurat warga yang selama ini mahal karena akses jalan buruk.

“Riak Siabun mendapatkan mobil ambulans, tentu sangat bermanfaat. Semoga Bapak Gubernur sehat selalu,” ucapnya.

Dengan jalan 7,1 KM senilai Rp19 miliar ini, Pemprov Bengkulu menargetkan perubahan nyata: transportasi nyaman, distribusi hasil pertanian lancar, mobilitas warga cepat, dan ekonomi desa Seluma naik kelas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *