berita realitapost

OTT KPK di Kota Bengkulu, 6 Koper dan Mesin Hitung Uang serta Pejabat Dinas Kota Diangkut KPK

banner 120x600

Realitapost.com, Bengkulu — Kota Bengkulu diguncang operasi senyap. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah seorang pejabat berinisial NP di Jalan Barito, Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka selama hampir 7 jam, Jumat malam (24/7/2026) hingga Sabtu dini hari (25/7/2026).

Dari dalam rumah tersebut, penyidik membawa keluar enam koper besar dan sejumlah barang lain. Semua barang dimasukkan ke tiga mobil yang diduga milik KPK, lalu rombongan langsung tancap gas meninggalkan lokasi sekitar pukul 03.48 WIB tanpa sepatah kata pun kepada awak media.

Pantauan di lapangan, penyidik mulai memasuki rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Sepanjang malam hingga dini hari, lokasi dijaga ketat aparat kepolisian.

Suasana mencekam. Beberapa orang memakai masker terlihat keluar masuk rumah. Bahkan Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Prengki Sirait juga terpantau berada di lokasi.

Yang membuat publik bertanya-tanya, seorang petugas terlihat membawa masuk alat penghitung uang ke dalam rumah. Apakah ada uang dalam jumlah besar di sana? KPK belum buka suara.

Isu OTT Dibantah, KPK Bungkam

Di tengah beredarnya kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT), Juru Bicara KPK Budi Prasetyo justru menepis. Saat dikonfirmasi pukul 01.17 WIB, Budi menegaskan:

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan secara resmi dasar hukum penggeledahan, status perkara, identitas lengkap pihak yang diperiksa, maupun jenis barang yang diamankan.

Enam koper yang dibawa keluar dari rumah pejabat NP kini menjadi teka-teki besar. Isinya apa? Dokumen, uang, atau barang bukti lain?

Warga sekitar hanya bisa menebak. Sementara penyidik KPK memilih bungkam seribu bahasa. Catatan Redaksi Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil pemantauan langsung di lokasi dan konfirmasi kepada pihak terkait. Mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *