berita realitapost

Gelar Reses di Tempat Masa Kecilnya, Anggota Dewan Samsu Ihwan Rogoh Kocek Pribadi Bantu Anak Stunting

banner 120x600

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Samsu Ihwan, menggelar kegiatan jaring aspirasi (reses) di PAUD Sambela Merpati 5, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu. Lokasi ini sengaja dipilih karena menyimpan banyak kenangan masa kecil bagi politisi tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu guna mendengarkan langsung keluhan teknis dari warga.

Karena keterbatasan waktu dalam forum resmi, Samsu mengimbau warga yang belum sempat berbicara untuk langsung menghubungi kontak pribadinya atau menyampaikan aspirasi tertulis ke bagian Sekretariat DPRD Kota Bengkulu.

 

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak di lingkungan mereka.

Penanganan Stunting (RT 21) Warga bernama Kisnojaya melaporkan adanya kasus stunting pada anak tetangganya yang hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal. Warga memohon arahan serta bantuan nyata untuk keluarga terdampak.

Lalu, Ibu Evi mengusulkan pengadaan 3 unit lampu jalan di Gang Merpati 1. Namun, berdasarkan hasil analisis teknis di lapangan, saat ini baru 1 unit yang direkomendasikan untuk direalisasikan.

Kemudian, Ani mempertanyakan status jalan di lingkungannya yang sudah dua kali diukur oleh petugas, tetapi hingga kini belum ada kejelasan kapan perbaikan akan dimulai.

Perumahan ini menghadapi masalah banjir akibat pendangkalan aliran sungai yang membutuhkan normalisasi. Di sisi lain, status lahan perumahan diklaim milik Pemda namun tidak diakui secara resmi, sehingga warga meminta kejelasan status pengembang (developer).

Warga Muara Bangkahulu bernama Fajri mengeluhkan kondisi jalan di Sukamerindu tepatnya di depan kantor PLN yang selalu tergenang air setiap hari dan meminta perbaikan drainase segera.

Muncul aspirasi agar guru honorer di sekolah swasta yang telah mengabdi puluhan tahun turut diakomodir dalam pengangkatan P3K, karena selama ini kebijakan tersebut dinilai hanya memprioritaskan sekolah negeri.

Merespons rentetan aspirasi tersebut, Samsu Ihwan menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh keluhan warga agar segera dieksekusi oleh dinas terkait.

“Mengenai masalah stunting, saya akan langsung meminta Lurah dan Camat untuk turun ke lapangan hari ini juga. Saya pastikan ini ditindaklanjuti, dan secara pribadi saya juga siap memberikan bantuan langsung untuk keluarga tersebut,” tegas Samsu.

Terkait infrastruktur jalan dan genangan air, Samsu meminta masyarakat untuk banyak berdoa agar anggaran daerah mencukupi sehingga jalan-jalan yang diusulkan bisa segera ditingkatkan menjadi jalan hotmix. Untuk kasus Perumahan Grand Korpri, pihaknya akan memanggil pihak developer guna memperjelas penyerahan aset prasarana dan sarana utilitas (PSU) kepada pemerintah daerah agar perbaikan bisa legal dilakukan.

Semua berkas aspirasi, termasuk mengenai nasib guru honorer swasta dan lampu jalan, telah dicatat untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna dan penyusunan anggaran bersama pihak eksekutif.(Damar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *