REALTIAPOST.COM, BENGKULU – Pembangunan Jalan Tol Bengkulu seksi 2 dan 3 yang sempat dinilai jalan di tempat kini mendapat angin segar. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menegaskan komitmennya untuk pasang badan di tingkat pusat demi memastikan proyek strategis ini tetap berjalan.
Meski saat ini baru merampungkan seksi 1 sepanjang 17 kilometer (Kota Bengkulu–Bengkulu Tengah), Sultan memastikan sisa rute dari total target 96 kilometer menuju Lubuklinggau, Sumatera Selatan, akan terus dikawal agar masuk dalam radar prioritas pemerintah pusat.
“Kami berkomitmen penuh. Seluruh SDM dari Sumbagsel, termasuk Bengkulu, diminta bergerak bersama mendorong program prioritas ini, salah satunya jalan tol,” ujar Sultan B Najamudin saat berada di Bengkulu, Senin.
Sultan membeberkan bahwa langkah strategis ini sudah dimatangkan dalam pertemuan khusus antara tokoh-tokoh Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama sejumlah menteri di Palembang baru-baru ini.Ia tidak menampik bahwa kondisi keuangan negara saat ini sedang memperketat ikat pinggang melalui efisiensi anggaran dan penyesuaian kebijakan nasional.
Namun, sebagai putra daerah asli Bengkulu, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya untuk melobi pemerintah pusat.”Kita tahu ada efisiensi anggaran dan penyesuaian kebijakan negara. Tapi sebagai putra Bengkulu, saya tentu sudah menyiapkan langkah taktis agar program-program prioritas untuk daerah kita tetap berjalan,” tegasnya.
Menariknya, perjuangan Sultan di Jakarta tidak hanya terpaku pada jalur bebas hambatan. Ia mengungkapkan ada paket lengkap infrastruktur yang sedang diupayakan untuk mendongkrak ekonomi Bengkulu secara radikal.
“Bukan hanya tol, tapi juga pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pendukung lainnya,” tambah Ketua DPD RI tersebut.
Bukan sekadar urusan beton dan aspal, Sultan juga bergerilya di kementerian terkait untuk membawa pulang “kue” kesejahteraan sosial langsung ke dompet masyarakat Bengkulu. Ia getol berkoordinasi demi menambah kuota program bantuan sosial dan pendidikan.
Sejumlah program kerakyatan seperti bedah rumah, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) kini menjadi target utama yang terus diupayakan tambahannya dari pusat.
Saat ini, Provinsi Bengkulu memang menaruh harapan besar agar tol seksi 2 dan 3 segera terealisasi. Sambungan langsung ke jalur utama Tol Trans Sumatera ini diyakini menjadi kunci emas untuk membuka isolasi wilayah sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
