banner 728x250

BPD HIPMI Bengkulu Berkolaborasi dengan BEI dan Phintraco Sekuritas, Siapkan Galeri Investasi dan Dukung IPO Pengusaha Lokal

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, bersama jajaran pengurus menggelar audiensi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu serta PT Phintraco Sekuritas di HIPMI Corner, Sukarami, Kota Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan membangun kolaborasi dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong pengusaha lokal untuk melantai di bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO).

Dalam pertemuan tersebut, Yosia Yodan menyampaikan bahwa hasil audiensi ini menjadi peluang besar bagi para pengusaha muda di Bengkulu.

“Ketika ada momentum, kita harus bersama-sama melihatnya sebagai kesempatan yang berharga. Momentum seperti ini tidak datang dua atau tiga kali dalam hidup kita,” ujar Yosia, Kamis (20/3/2025).

Menurutnya, kerja sama antara BPD HIPMI Bengkulu, BEI, dan PT Phintraco Sekuritas akan diwujudkan dalam bentuk pendirian Galeri Investasi BEI. Selain itu, salah satu pengurus BPD HIPMI Bengkulu juga akan mendapat pembinaan untuk mempersiapkan perusahaannya melakukan IPO, mulai dari tahap awal hingga akhir.

“Ini adalah era kolaborasi. Jika nanti perusahaan dari Bengkulu berhasil IPO, hal ini bisa menjadi contoh bagaimana teman-teman pengusaha bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas. Pengusaha harus terus berjuang, membangun relasi, serta tetap semangat. HIPMI Bengkulu harus bersatu untuk kemajuan bersama,” tegas Yosia.

Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, Marina Rasyada, menyambut baik audiensi ini dan menegaskan pentingnya kerja sama untuk memajukan perekonomian daerah.

“Kami berkolaborasi dengan BPD HIPMI Bengkulu dalam pendirian Galeri Investasi, yang nantinya diharapkan dapat menjadi pusat diskusi sekaligus wadah mencetak pengusaha-pengusaha baru yang paham pasar modal,” ujar Marina.

Menurutnya, peningkatan literasi dan inklusi keuangan sangat penting agar semakin banyak pengusaha yang memahami manfaat pasar modal. Hingga saat ini, belum ada perusahaan asli Bengkulu yang melantai di bursa saham. Oleh karena itu, BEI Bengkulu berharap ada perusahaan dari BPD HIPMI Bengkulu yang dapat menjadi pionir dalam melantai di bursa efek.

“Jika ada perusahaan Bengkulu yang berhasil IPO, ini akan menjadi langkah awal yang besar. Selain meningkatkan daya saing, hal ini juga akan menarik minat investor untuk menanamkan modal di perusahaan lokal,” tambahnya.

Phintraco Sekuritas Dorong Pengusaha Bengkulu Melantai Bursa

Andre Mahardika Sinudarsono, Head of Sales PT Phintraco Sekuritas, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian Bengkulu. Ia sependapat dengan Ketua BPD HIPMI Bengkulu bahwa sudah saatnya pengusaha daerah naik kelas melalui pasar modal.

“Selain meningkatkan literasi keuangan, kami juga ingin memperkenalkan IPO sebagai pilihan strategis bagi pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya. Pasar modal bukan hanya tentang jual beli saham, tetapi juga mencakup IPO, obligasi, reksadana, dan instrumen keuangan lainnya,” jelas Andre.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa edukasi mengenai pasar modal harus terus diperluas agar masyarakat, khususnya pengusaha muda, dapat memahami berbagai peluang investasi yang ada. Dengan adanya Galeri Investasi BEI yang akan didirikan, diharapkan minat dan pemahaman terhadap pasar modal di Bengkulu dapat semakin meningkat.

Kolaborasi antara BPD HIPMI Bengkulu, BEI, dan PT Phintraco Sekuritas ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi keuangan serta membuka peluang bagi pengusaha Bengkulu untuk berkembang melalui pasar modal. Dengan adanya Galeri Investasi BEI dan dukungan bagi pengusaha yang ingin IPO, diharapkan semakin banyak perusahaan lokal yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Melalui sinergi ini, HIPMI Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong para anggotanya agar berkembang dan naik kelas. Dengan semangat kolaborasi, para pengusaha di Bengkulu diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk memperluas bisnis dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *