BERITA
Begitu gencarnya berita yang beredar di media sosial belakangan ini terkait informasi laga Semifinal Piala Asia U23 yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Timnas Uzbekistan bakal diulang lantaran beberapa keputusan wasit Shen Yinhao merugikan Timnas Indonesia.
Sebuah akun medsos Snack Video bernama SEPUTAR BOLA https://sck.io/p/sTAduB80 berhasil dipantau dengan tampilan gambar dalam konten bertulisakan narasi “LAGA SEMI FINAL TIMNAS INDINESIA VS UZBEKISTAN DIULANG RABU USAI WASIT CURANG JADI TUNTUTANKU”. Menariknya lagi dalam konten ini ditambah dengan voice yang langsung mendapatkan komentar netizen sebanyak 83 netizen dan 1,4 ribu like serta dibagikan sebanyak 173 ribu kali. Saat ini pemilik akun Snack Video SEPUTAR BOLA ini telah memiliki 10 ribu follower.
KEPUTUSAN WASIT KONTROVERSI
Sejumlah pihak menganggap keputusan wasit pertandingan tersebut, Shen Yinhao, kontroversial karena merugikan Timnas Indonesia. Yinhao pun mendapat banyak kritikan dari pengguna media sosial di Indonesia.
Namun, Instruktur wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Fakhrizal Kahar, menganggap tak ada keputusan Yinhao yang keliru dalam pertandingan itu, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, 30 April 2024.
Pertama, gol Muhammad Ferarri yang dianulir wasit pada menit ke-61, menurutnya beralasan. Lantaran ada pelanggaran yang dilakukan rekan Ferrari, Ramadhan Sananta, yakni posisi offside sebelum bola masuk gawang.
“Mau gol atau tidak itu harus dicek. Penalti atau tidak harus dicek dan dipanggil wasit VAR ke layar. Jadi sebelum gol, Sananta memang sudah offside,” kata Fakhrizal.
Selanjutnya terkait kartu merah yang diberikan kepada Kapten Timnas U-23 Indonesia, Rizky Ridho. Menurut Fakhrizal, hal itu juga masuk akal karena dia melakukan serious foul play atau gerakan yang membahayakan lawan.
Wasit Yinhao juga diprotes setelah menganulir keputusannya memberikan tendangan bebas pada Indonesia setelah terjadi pelanggaran pada Witan Sulaeman. Namun tampilan VAR membuktikan tak ada pelanggaran, sehingga hadiah tendangan bebas itu dibatalkan.
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran dalam sumber resmi FIFA disebutkan bahwa :
“Tidak mungkin pertandingan itu dimainkan kembali. Jika terjadi itu akan menimbulkan kekacauan di sepak bola. Jika pertandingan dilulang, maka setiap pertandingan pada masa depannya juga akan menjadi subjek dari permintaan untuk dimainkan kembali setiap kali wasit gagal melihat insiden di lapangan,” tegas seorang sumber FIFA.
Baca Link ya https://www.thefa.com/football-rules-governance/lawsandrules/laws/football-11-11/law-5—the-referee
“Peraturan FIFA jelas. Peraturan nomor lima menegaskan bahwa keputusan wasit adalah final. Itu akhir dari segalanya. Anda tidak bisa mengulang pertandingan terkait pernyatan yang mengemuka saat ini,” tambahnya.
Sumber FIFA menegaskan setiap pihak harus menghormati keputusan wasit. “Anda harus sadar bahwa setiap keputusan yang diambil wasit adalah benar,” tegasnya.
Menariknya, FIFA pernah meminta pertandingan kembali dimainkan sebelumnya. Itu ketika Uzbekistan berhadapan dengan Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2006. Namun keputusan itu dibuat lantaran wasit melakukan kesalahan teknis setelah memberi hadiah penalti.
Sesuai jadwal, Indonesia lalu memperebutkan juara tiga melawan Irak pada Kamis, 2 Mei 2024, yang dimenangkan Irak dengan skor 1-2. Sementara Uzbekistan menjalani laga final melawan Jepang, yang dimenangkan Tim Samurai Biru dengan skor 1-0.
AFC melalui website mereka, sesungguhnya telah menampilkan kekalahan Indonesia atas Uzbekistan di perempat final. Tidak ada keterangan pembatalan atas pertandingan tersebut, atau penyelenggaraan pertandingan ulang.
KESIMPULAN
Laga Tersebut tidak bakal diulang karena keputusan wasit tidak bisa diganggu gugat dan mutlak. Sehingga apapun hasil dalam laga tersebut harus diterima dengan sportif.