REALITAPOST.COM, BENGKULU – Menjelang penutupan pendaftaran Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bengkulu, Jumat (13/2), dinamika politik internal partai kian memanas. Salah satu kandidat kuat, Yudi Darmawansyah, menyatakan optimisme tinggi dapat memenangkan kontestasi berdasarkan peta dukungan yang telah ia kantongi.
Musda DPD Partai Golkar Kota Bengkulu dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026. Hingga menjelang penutupan pendaftaran, Yudi mengklaim telah mengamankan dukungan mayoritas dari pemilik hak suara. Ia menyebut telah mengantongi sembilan suara, terdiri dari enam dukungan Pimpinan Kecamatan (PK) dan tiga suara dari organisasi masyarakat yang berafiliasi dengan Partai Golkar.
“Kalau kita hitung secara rasional, insya Allah ada sekitar sembilan suara dari PK dan ormas. Ditambah unsur lainnya, total dukungan bisa lebih dari separuh suara. Secara demokratis, ini menjadi modal besar bagi saya,” ujar Yudi.
Ia menegaskan, Musda harus menjadi ajang kontestasi yang sehat, terbuka, dan bebas intervensi. Menurutnya, proses demokrasi internal partai harus dijaga agar melahirkan pemimpin yang benar-benar berasal dari aspirasi kader.
“Musda ini bukan sekadar menang atau kalah, tapi bagaimana menjaga marwah partai. Kalau mekanisme berjalan sesuai aturan dan suara terbanyak berpihak kepada saya, tentu saya siap memimpin,” tambahnya.
Yudi juga membuka peluang Musda berlangsung secara aklamasi apabila kandidat lain mundur atau tidak memenuhi syarat administratif. Saat ini, seluruh bakal calon masih dalam tahap verifikasi panitia.
Ketua Steering Committee (SC) Musda, Sutardi, menjelaskan bahwa terdapat empat nama yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga batas waktu, hanya tiga bakal calon yang mengembalikan formulir, yakni Rodi, Mardensi, dan Yudi Darmawansyah.
“Ketiganya sudah mendaftar secara resmi, tetapi statusnya masih bakal calon. Penetapan sebagai calon definitif akan dilakukan setelah proses verifikasi administrasi oleh SC,” jelas Sutardi.
Panitia menyebut total pemilik hak suara dalam Musda mencapai sekitar 14 suara, terdiri dari unsur PK, organisasi sayap partai seperti KPPG dan AMPG, serta perwakilan DPD Provinsi dan DPP. Jika terjadi dukungan ganda, penyelesaiannya akan dilakukan dalam forum Musda.
Dengan peta dukungan yang mulai mengerucut, Musda Golkar Kota Bengkulu diprediksi berlangsung sengit, namun tetap dalam koridor demokrasi internal partai. Publik kini menanti, apakah Yudi Darmawansyah akan keluar sebagai pemenang atau justru muncul kejutan di detik-detik akhir.
