Bengkulu, Realitapost.com — Peristiwa keributan antara pengunjung dengan pedagang atau pengelolaan wisata di kawasan Pantai Panjang kembali terulang dan menghebohkan dunia maya.
Atas kejadian tersebut, membuat Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu bergerak cepat dengan mendatangi langsung lokasi kejadian tersebut untuk memastikan seperti apa kronologi kejadian yang menjadi viral. Sekaligus memberikan pemahaman akan pentingnya sikap ramah dengan pengunjung wisata apapun kondisinya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Nina telah mengutus bawahannya mendampingi Kasatpol PP untuk memastikan seperti apa peristiwa yang terjadi yang sebenarnya.
Menurutnya, Dinas Pariwisata sendiri kota sudah beberapa kali melaksanakan sosialisasi kepada para pelaku usaha di tempat wisata. Sebenarnya kalau pedagang di tempat wisata harus sadar bahwa perlunya menjaga etika dan
“Sapta Pesona dimana konsep sadar wisata yang terdiri dari tujuh unsur untuk menciptakan daya tarik pariwisata: Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan. Jadi apabila mereka paham dimana tujuan menarik minat wisatawan dengan menciptakan pengalaman kunjungan yang menyenangkan dan berkesan maka pengunjung akan balik lagi,” tegasnya.
Konsep ini, lanjut dia, diwujudkan melalui peran aktif masyarakat dan pengelola destinasi wisata sebagai tuan rumah yang baik agar pariwisata di kota bengkulu berkembang,
dan juga di dukung Sapta Pesona.
“Tujuh Unsur Sapta Pesona antara lain Aman dimakan mampu menciptakan lingkungan bebas dari ancaman, kriminalitas, dan kecelakaan. Lalu, Tertib: Suasana yang teratur dan disiplin dalam pelayanan. Kemudian Bersih: Kebersihan lingkungan dan fasilitas yang higienis. Lalu, Sejuk: Suasana yang segar, nyaman, dan membangkitkan rasa betah. Selanjutnya Indah: Keindahan yang harmonis dari infrastruktur dan alam. Dan Ramah: Sikap akrab, bersahabat, dan terbuka dari masyarakat sekitar,” bebernya
Sehingga kata dia, sikap ramah ini yang mejadi salah satu sapta pesona yang kurang dipahami. Disamping itu ada Kenangan: Memberikan kesan mendalam agar wisatawan ingin kembali. Tujuan Utama:
Mendorong wisatawan berkunjung dan kembali lagi. Meningkatkan kualitas destinasi wisata. Membentuk disiplin dan citra pariwisata kota bengkulu.
“Jadi tolong mari kita para penggiat di tempat wisata kita pahami hal-hal tersebut
dan juga mari kita jaga wisata kota bengkulu,” tutupnya.(Red)
