BENGKULU, REALITAPOST.COM — Manajemen Rumah Sakit Harapan dan Doa memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan selama masa libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Rumah sakit ini menegaskan bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi penuh selama 24 jam guna mengantisipasi kebutuhan penanganan medis darurat.
Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa, dr Lista, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir apabila membutuhkan pelayanan kesehatan saat libur Lebaran.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Layanan IGD tetap beroperasi seperti hari biasa selama 24 jam. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat bisa langsung datang dan akan kami tangani sesuai standar pelayanan medis,” ujar dr Lista Cherlyviera belum lama ini.
Tim Medis Tetap Siaga
Ia menjelaskan, pasien yang datang dengan kondisi darurat maupun kasus medis mendesak akan langsung ditangani oleh tim dokter dan tenaga kesehatan yang telah dijadwalkan piket selama periode libur Lebaran. Berita Online
Menurutnya, kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama pada momen libur panjang ketika potensi kondisi darurat sering meningkat.
Selain IGD, layanan rawat inap di rumah sakit tersebut juga dipastikan tetap berjalan normal. Manajemen telah menyusun jadwal piket tenaga medis secara ketat, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, hingga tenaga penunjang medis lainnya.
“Dengan pengaturan jadwal piket yang sudah disusun, kami memastikan pasien rawat inap tetap mendapatkan pemantauan medis secara optimal meskipun berada dalam masa libur Lebaran,” jelasnya.
Poliklinik Libur Sementara
Sementara itu, untuk pelayanan poliklinik rawat jalan, operasionalnya akan menyesuaikan dengan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idulfitri. Manajemen rumah sakit menetapkan layanan poliklinik akan ditutup sementara mulai 18 hingga 24 Maret 2026, dan dijadwalkan kembali beroperasi secara normal pada 25 Maret 2026. Jasa Penulisan
Meski demikian, pihak rumah sakit tetap memberikan solusi bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan obat secara rutin agar pengobatan tidak terputus.
“Untuk pasien dengan penyakit kronis yang harus mengonsumsi obat secara berkelanjutan, kami tetap memfasilitasi melalui pintu IGD. Ini kami lakukan agar terapi pasien tetap berjalan selama poliklinik libur,” tambah dr Lista.
Seluruh Unit Layanan Disiagakan
Selain kesiapan tenaga medis, manajemen rumah sakit juga memastikan seluruh unit layanan pendukung tetap beroperasi, mulai dari instalasi farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans.
Langkah ini dilakukan agar setiap pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat ditangani secara cepat dan tepat selama periode libur Lebaran.
RSHD Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan yang responsif dan profesional kepada masyarakat, meskipun berada di tengah suasana perayaan Idulfitri.
