Realitapost.com, Bengkulu — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengumumkan hasil penetapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di sembilan kabupaten di Provinsi Bengkulu.
Penetapan tersebut dilakukan setelah seluruh kandidat mengikuti proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang menjadi bagian dari mekanisme seleksi kepemimpinan partai.
Keputusan ini menjadi langkah strategis PKB dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat daerah sekaligus mempersiapkan konsolidasi partai menghadapi berbagai agenda politik dan pelayanan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
Meski sebagian besar daerah telah memiliki ketua definitif, satu posisi penting masih belum diputuskan, yakni Ketua DPC PKB Kota Bengkulu. Hingga saat ini, DPP PKB belum menetapkan nama yang akan memimpin kepengurusan partai di ibu kota provinsi tersebut.
Terdapat dua kandidat yang masih bersaing untuk menduduki jabatan tersebut, yaitu Anwar Sutan Pamenan dan Vina Ledy. Penentuan ketua untuk DPC Kota Bengkulu akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi antara DPP dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bengkulu.
Sekretaris DPW PKB Provinsi Bengkulu, Herliardo S.Ag, menjelaskan bahwa keputusan DPP telah menetapkan sembilan ketua DPC untuk wilayah kabupaten. Nama-nama yang mendapat amanah memimpin kepengurusan partai di daerah masing-masing adalah Nuraida untuk Kabupaten Kaur, Supardi untuk Kabupaten Bengkulu Selatan, Mulyadi untuk Kabupaten Seluma, Roger untuk Kabupaten Bengkulu Tengah, Arbi untuk Kabupaten Kepahiang, Anton Doreska untuk Kabupaten Rejang Lebong, Erlan F. Jaya untuk Kabupaten Lebong, Dwi Tanto untuk Kabupaten Bengkulu Utara, serta Safaat untuk Kabupaten Mukomuko.
Menurut Herliardo, para ketua DPC yang telah ditetapkan akan segera memasuki tahap konsolidasi internal guna memastikan roda organisasi berjalan efektif sesuai target yang telah ditetapkan oleh partai.
Ia mengungkapkan bahwa pada Senin, 15 Juni 2026 mendatang, DPW PKB Bengkulu akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh ketua DPC terpilih. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas implementasi kontrak komitmen yang sebelumnya telah disepakati oleh para calon ketua saat mengikuti proses seleksi.
Selain itu, rapat juga akan membahas arah kebijakan organisasi serta program kerja yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. Langkah ini dinilai penting agar seluruh kepengurusan memiliki visi dan target yang sama dalam membesarkan partai di tingkat daerah.
“DPW akan melakukan rapat koordinasi untuk menerjemahkan kontrak komitmen yang telah dibuat oleh para ketua DPC terpilih. Dalam forum itu juga akan dibahas berbagai program kerja yang menjadi prioritas organisasi selama satu tahun mendatang,” ujar Herliardo, Jumat (12/6/2026).
Tidak hanya membahas program kerja, pada hari yang sama DPW juga akan melakukan pembahasan khusus terkait posisi Ketua DPC PKB Kota Bengkulu. Proses ini dilakukan untuk memperoleh keputusan terbaik terhadap dua kandidat yang masih bersaing.
Herliardo menegaskan bahwa DPW berharap penetapan ketua definitif untuk Kota Bengkulu dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, proses pembentukan kepengurusan dapat berjalan tanpa hambatan dan organisasi mampu bergerak lebih cepat menjalankan agenda partai.
Setelah resmi ditetapkan, para ketua DPC akan diberikan waktu sekitar satu minggu untuk menyusun struktur kepengurusan di wilayah masing-masing. Penyusunan tersebut diharapkan mengedepankan kompetensi kader serta kemampuan dalam menjalankan program organisasi.
Selanjutnya, proses pembentukan kepengurusan akan dilakukan melalui tim formatur yang terdiri dari ketua DPC terpilih, Ketua DPW PKB Bengkulu, serta Tim Penataan Struktur Partai. Tim ini bertugas memastikan susunan pengurus yang terbentuk memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen kuat terhadap pengembangan partai.
Penguatan struktur organisasi hingga tingkat cabang menjadi salah satu fokus utama PKB di Bengkulu. Dengan kepengurusan yang solid dan terorganisasi dengan baik, partai berharap mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat posisi politiknya di daerah.
Penetapan ketua DPC di sembilan kabupaten tersebut menjadi awal dari upaya konsolidasi besar yang sedang dilakukan PKB Bengkulu. Partai optimistis struktur yang lebih kuat akan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika politik daerah serta menjalankan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.
