Bengkulu, Realitapost.com — Ketua Umum PBSI Provinsi Bengkulu Suharto secara resmi membuka kegiatan Kejuaraan Provinsi PBSI Bengkulu tahun 2025 yang dipusatkan di GOR 55 Sawah Lebar Bengkulu, Kamis pagi (28/8).
Sejauh ini sudah ada 214 pemain mulai dari usia anak-anak hingga orang dewasa dari berbagai Klub baik dalam Kota Bengkulu hingga luar Kota Bengkulu yang berpartipasi di Kerjudaprov tahun ini.
Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekdaprov Bengkulu Herwan Antoni, Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, Kadispora Kota Bengkulu Sutapa, S.Pd, M.Pd, Wakil Ketua KONI Provinsi Bengkulu Sanuludin, Kadispora Provinsi Bengkulu dan perwakilan atlet di masing-masing PB Bulutangkis yang ikut menjadi peserta.
Dalam sambutannya, Politisi Gerindra Suharto, mengapresiasi program pengurus PBSI Provinsi Bengkulu dalam mencari bibit pemain asli Bengkulu untuk menjadi atlet profesional yang siap berbagai turnamen baik skala lokal, Nasional dan Internasional. Dengan even seperti ini bisa menjadi wadah bagi para pemain setiap klub untuk mengukur kemampuan skill permainan di lapangan.
“Saya sangat mendukung upaya pembinaan termasuk upaya pembangunan sarana dan prasarana dalam olahraga bulutangkis. Sebab jangan diremehkan olahraga, karena dari sini akan lahir bibit atlet terbaik yang bisa mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Untuk itu dia minta dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Makanya saya sebagai Ketua PBSI sekaligus wakil di DPRD Provinsi siap mengawal kelanjutan pembangunan sapras GOR Bulutangkis.
Respon Pemprov Terkait Sapras Olahraga Bulutangkis
Sementara itu, Sekdaprov Herwan Antoni, dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada pengurus PBSI Provinsi Bengkulu yang telah menggelar Kejurprov PBSI Bengkulu. Terkhusus kepada pengurus Ketua Umum yang juga sudah mensupport upaya pembinaan atlet.
Terkait usulan untuk kelanjutan pembangunan gedung GOR PBSI yang sudah dibangun tahap awal maka tahun depan akan kita lanjutan kembali.”Dan memang kemaren itu terkendala pada fokus kegiatan infrastruktur. Sehingga pembangunan gedung olahraga dialihkan,” jelasnya
Dia juga menambahkan mulai tahun berukitnya akan kita fokuskan lagi. Sebagaimana dengan keinginan Gubernur yang memang konsen untuk pembangunan sapras olahraga
Soal kebutuhan anggaran, dia mengaku bahwa saat ini DED kelanjutan pembangunan itu sudah ada sehingga tinggal melanjutkan kembali.(Damar)