Home โ€บ Bengkulu โ€บ Kombes Racing Usul Sirkuit Permanen ke Gubernur Helmi Hasan, Harap Terealisasi 2027

Kombes Racing Usul Sirkuit Permanen ke Gubernur Helmi Hasan, Harap Terealisasi 2027

REALITAPOST.COM, BENGKULU — Aspirasi anak muda Bengkulu agar memiliki sirkuit balapan permanen akhirnya disuarakan dalam rapat resmi Forkopimda. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu, Kombes Pol Mochamad Hasan, S.I.K., menyampaikan langsung aspirasi tersebut kepada Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam Rakor Forkopimda yang digelar di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu pagi (4/11/2026).

Kombes Pol Mochamad Hasan yang akrab disapa Kombes Racing itu menilai, keberadaan sirkuit permanen sudah menjadi kebutuhan mendesak. Selama ini, para pecinta balap motor di Bengkulu terpaksa menyalurkan hobi mereka di jalan raya, sehingga kerap memicu balap liar yang mengganggu ketertiban dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kita ingin anak-anak motor kita ini balapan di tempat khusus, bukan di jalan raya. Mereka punya wadah, punya sirkuit permanen, sehingga tidak lagi balapan liar yang membahayakan diri sendiri dan masyarakat,” ujar Kombes Mochamad Hasan dalam rakor tersebut.

Menurutnya, animo masyarakat Bengkulu khususnya anak muda terhadap dunia balap sangat tinggi. Setiap ada kejuaraan balap motor, ribuan penonton memadati lokasi. Hal itu menjadi bukti bahwa Bengkulu telah lama merindukan sirkuit balapan permanen sebagai tempat pembinaan atlet otomotif sekaligus sarana hiburan rakyat.

“Kita lihat sendiri, setiap ada event balap, penontonnya luar biasa. Ini menunjukkan anak muda Bengkulu merindukan sirkuit permanen. Jika ada sirkuit, kita tidak hanya menekan balap liar, tapi juga bisa melahirkan pembalap berprestasi,” tegasnya.

Dirlantas Polda Bengkulu berharap pembangunan sirkuit tersebut dapat direalisasikan oleh Gubernur Bengkulu pada tahun 2027 mendatang.

Bak gayung bersambut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan langsung merespon aspirasi tersebut usai rakor. Namun, Helmi menjelaskan kondisi keuangan daerah menjadi pertimbangan utama.

Dengan kondisi APBD Provinsi Bengkulu yang hanya sekitar Rp 3 triliun, sementara kebutuhan anggaran pembangunan sirkuit diperkirakan mencapai Rp 30 miliar, maka pembangunan sirkuit baru bisa dikerjakan pada tahun 2028 setelah dilakukan perhitungan secara matang.

“APBD kita hanya Rp 3 triliun, kebutuhan untuk sirkuit sekitar Rp 30 miliar. Setelah kita hitung, insya Allah 2028 baru bisa kita kerjakan,” kata Helmi Hasan.

Pernyataan Gubernur tersebut disambut positif peserta rakor. Rencana pembangunan sirkuit permanen dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat balap liar, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda pecinta otomotif di Bengkulu.

Pihak kepolisian pun menyatakan siap mendukung penuh rencana pembangunan sirkuit tersebut, termasuk dalam hal pengamanan dan pembinaan komunitas motor agar tidak kembali ke jalan raya.(Damar)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *