Bengkulu, Realitapost.com — Rektor Universitas Dr. Indra Cahyadinata, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah langkah strategis dalam kesiapan operasional Rumah Sakit Universitas Bengkulu diantaranya, pengadaan alat kesehatan, meubeler, dan IT, yang diproyeksikan bakal tuntas di tahun 2026 mendatang.
Hal itu ditegaskan Rektor usai berdiskusi dalam sesuai coofee morning yang digelar Humas/PPID Universitas Bengkulu bersama insan pers yang dipusatkan di ruang Pojok Statistik, Gedung Perpustakaan Unib lantai 1, Selasa pagi (16/12).
Terkait operasional rumah sakit, dia menambahkan bahwa target operasional akan diperkiraan mulai tahun 2027, jika mengalami perubahan diharapkan tetap di tahun yang sama.
“Adapun stategi yang kini dilakukan dengan mempersiapkan langkah pengadaan 3 komponen sarana dan prasarana pendukung, juga tim menyiapkan dokumen-dokumen administrasi pendukung operasional, semisal perizinan operasional rumah sakit dan lain sebagainya. Sehingga target operasional yang sudah kita rancanang bisa tercapai,” paparnya.
Prinsipnya, komitmen Unib menjadikan kampus yang berdampak langsung kepada masyarakat, sekaligus sebagai upaya mendukung program kesehatan yang disusunPemerintah Provinsi Bengkulu termasuk Kota Bengkulu.”Mudah-mudahan bisa meningkatkan kualitas kesehatan di Prvinsi Bengkulu dan khususnya di Kota Bengkulu.
Sebagai informasi tambahan, Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unib, menggunakan dana pinjaman hibah dari Saudi Fund for Development (SFD). Ditargetkan pada Desember 2024 kondisi fisik proyek dapat selesai seperti yang telah ditetapkan.
Selain untuk menunjang kemajuan fasilitas pendidikan khususnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unib. Pendirian rumah sakit Universitas Bengkulu ini memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat baik di kota Bengkulu khususnya dan masyarakat Provinsi Bengkulu umumnya.
Rumah Sakit Universitas Bengkulu yang berdiri di atas lahan seluas 18.429 M2 ini, akan terdiri dari 3 blok. Terdiri dari 2 blok setinggi 3 lantai dan 1 blok setinggi 6 lantai yang direncanakan untuk Ruang Poliklinik, Ruang Rawat Inap, Ruang Manajemen, Ruang Radiologi, Instalasi Gizi, Instalasi Pharmasi, Rehab Medis, IGD, ICU, Ruang Operasi dan ruang penunjang lainnya dengan jumlah tempat tidur pasien sebanyak 120 beds.
Untuk mendukung operasional rumah sakit, nantinya akan tersedia sarana dan prasarana pendukung serta tersedianya infrastruktur sistem manajemen Rumah Sakit berbasis teknologi informasi. Sekaligus akan menjadi rumah sakit mewah dan canggih.(Damar)
