REALITAPOST.COM, BENGKULU — Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PAN, Kusmito Gunawan memberikan tanggapan atas pembahasan bersama Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu bersama Bapenda Kota Bengkulu belum lama ini.
Dia secara bijak memberikan apresiasi atas spirit dan semangat atas perubahan Kepala Bapenda yang dinakodai Dra. Noni Yuliesti, M.M dalam upaya meningkatkan PAD Kota.
“Sinergitas antar semua pihak yang terlibat dalam Pansus, untuk memetakan data-data yang disajikan sangat baik untuk kajian lebih mendalam dan komprehensif,” ungkapnya.
Dia memaparkan, hasil pertemuan lanjutan khusus pembahasan Pajak Hotel dan Restoran di Kota Bengkulu menghasilkan beberapa catatan dalam upaya menggenjot PAD.
Antar lain sambung dia, perlu adanya regulasi yang efektif dan adil pada pelaku usaha atau wajib pajak dalam mentaati aturan khususnya kepatuhan menyampaikan omset penjualan perbulan dan patut dalam membayar pajaknya.
“Tentunya juga ada reward dan punisment yang bertujuan kepentingan rakyat luas,” jelasnya.
Kemudian, mengharuskan pelaku usaha menggunakan Tapping Box sebagai alat kontrol, pengawasan dan keterbukaan dalam data omset penjualan. Artinya tidak boleh ada ganda data omset atau manipulatif data.
“Bapenda diminta memasang Stand Banner pada setiap hotel dan restoran di Kota Bengkulu untuk media sosialisasi dan mempertegas pajak yang diambil bukan dari pelaku usaha tetapi dari warga yang tentunya guna pembangunan kota,” paparnya.
Kusmito juga tida lupa memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang patuh dan taat sehingga memberikan motivasi pelaku usaha.
“Dan idelanya DPRD Kota Bengkulu melalui Banggar memberikan dukungan dana maksimal untuk mendorong Bapenda bekerja lebih efektif lagi dan tentunya mencapai target yang ditetapkan bersama,” tutupnya.(Damar)
