berita realitapost

Muscab IV PPP Bengkulu Tengah Sukses Hasilkan Tim Formatur, Ini Komposisinya

REALITAPOST.COM, BENGKULU TENGAH – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bengkulu Tengah sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berpusat di Kantor DPC PPP Desa Kancing, Kecamatan Karang Tinggi ini berhasil merumuskan tim formatur baru untuk kepengurusan lima tahun ke depan, meskipun sempat diwarnai aksi interupsi dan absennya sejumlah anggota legislatif.

Acara krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Bengkulu. Di antaranya Sekretaris DPW Putri Intan Masury S.Psi, Ketua OKK 1 Dedi Rosady S.Sos, dan Ketua Majelis Pertimbangan DPW Nasir Jahiyah.Turut hadir Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Bengkulu Drs. Wasik Salik, Korwil Bengkulu Tengah Jauhari Kelana, serta sejumlah perwakilan dari DPC PPP Kota Bengkulu, DPC PPP Seluma, dan DPC PPP Kepahiang.

Dalam sambutannya, Plt. Ketua DPC PPP Bengkulu Tengah, Said Usman S.P, mengungkapkan bahwa persiapan acara telah dilakukan sejak jauh hari. Pihak panitia bahkan sudah mengirimkan undangan via WhatsApp kepada 4 orang anggota DPRD dari fraksi PPP pada Sabtu (16/5). Undangan fisik resmi juga telah diantarkan langsung ke Kantor DPRD Bengkulu Tengah pada Senin (18/5). Namun, hingga acara dimulai, tidak ada satu pun anggota dewan yang hadir.

Merespons hal tersebut, Ketua OKK 1 DPW PPP Bengkulu, Dedi Rosady S.Sos, yang hadir mewakili Ketua DPW (tengah menjalani kontrol pasca-operasi kaki di Jakarta), memberikan teguran keras terkait disiplin organisasi.”Disiplin organisasi harus ditegakkan. Sebagai wakil rakyat di DPRD, mereka duduk mewakili partai. Jika ada undangan resmi partai, terlebih agenda konsolidasi 5 tahun sekali seperti Muscab, perjalanan dinas seharusnya bisa ditunda. Jangan mengabaikan agenda partai,” tegas Dedi Rosady dalam pidatonya.

Suasana sempat memanas sesaat setelah ketua OKK selesai memberikan sambutan. Mantan Sekretaris DPC PPP yang telah di-Plt-kan oleh DPP, Oskar Lukito, tiba-tiba muncul dari arah belakang dan mencoba menerobos naik ke atas mimbar untuk berorasi di tengah acara yang sedang berlangsung.

Aksi tersebut langsung diredam oleh Ketua Majelis Pertimbangan DPW, Nasir Jahiyah, yang menarik tangan Oskar demi menjaga kekondusifan acara pembukaan. Said Usman menyayangkan aksi tersebut dan menilai protes keberatan seharusnya dilayangkan langsung ke DPP PPP atau disampaikan secara etis di luar waktu formal acara.

Ketegangan mereda saat pembawa acara (MC) memanggil tokoh PPP asal Kabupaten Bengkulu Tengah yang kini aktif berkiprah di Jakarta, Ihsan Nahromi Lc. MA. Mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu (2009-2014) tersebut didaulat untuk memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

Said Usman mengklarifikasi bahwa kehadiran Ihsan Nahromi murni sebagai tokoh partai setempat. “Saat dipanggil oleh MC hingga memberikan sambutan dan membuka acara, beliau sama sekali tidak disebut ataupun mengatasnamakan diri sebagai pengurus DPP PPP,” jelas Said.

Usai jeda makan siang, agenda utama Muscab IV dilanjutkan dan berjalan dengan kondusif. Musyawarah tersebut berhasil memilih dan menetapkan tim formatur yang diisi oleh perwakilan dari berbagai unsur antara lain, Unsur PAC (2 Orang) terdiri dari Rodiah S.Pd (Kecamatan Pondok Kelapa) dan Abdul Muis (Kecamatan Taba Penanjung). Lalu, Unsur DPC terdiri Said Usman S.P (Plt. Ketua DPC PPP Bengkulu Tengah) dan Unsur DPW 1 Orang perwakilan, serta Unsur DPP: 1 Orang perwakilan (berdasarkan surat mandat).

Tim formatur ini nantinya bertugas menyusun struktur kepengurusan definitif DPC PPP Kabupaten Bengkulu Tengah untuk periode mendatang guna menghadapi agenda-agenda politik ke depan.

Exit mobile version