REALITAPOST.COM, BENGKULU – Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Bengkulu Ke-XI tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung hari ini resmi ditunda. Penundaan mendadak yang diputuskan oleh DPD Golkar Provinsi Bengkulu ini memicu tanda tanya dan kebingungan di tingkat kepengurusan kota.
Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu, Patriana Sosialinda, melalui Sekretaris Antonio Imanda, memberikan penjelasan resmi dalam acara silaturahmi dan doa bersama yang digelar menyikapi situasi tersebut.
Pihak DPD Kota mengaku membutuhkan ketegasan dan kejelasan alasan di balik surat penundaan yang diterbitkan secara tiba-tiba oleh pihak Provinsi.
“Kami hanya meminta ketegasan atas surat penundaan pelaksanaan Musda ini. Sebab, sebelumnya kami menerima instruksi tertulis dari DPD Golkar Provinsi untuk mempersiapkan segala sesuatunya, dengan tenggat waktu pelaksanaan paling lambat 15 Februari,” ujar Antonio Imanda di hadapan kader dan panitia pelaksana.
Perubahan keputusan yang mendadak ini diakui menciptakan situasi ambigu bagi pengurus maupun panitia pelaksana yang telah bekerja di lapangan. Meski merasa bingung dengan inkonsistensi instruksi tersebut, Antonio menegaskan bahwa DPD Golkar Kota Bengkulu tidak dalam posisi melawan atau mempertanyakan otoritas atasan.
“Sebagai pengurus dan panitia, kami tidak mempersoalkan alasan penundaan itu sendiri. Kami tetap tegak lurus dan patuh pada keputusan yang diinstruksikan. Karena selalu taat azaz taat aturan. Langkah ini kami ambil semata-mata demi menjaga marwah Partai Golkar agar tetap solid dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Patriana Sosialinda mengaku dengan keputusan tersebut dia secara pribadi sangat kecewa. Namun secara kader hal yang terjadi tersebut adalah hal biasa dalam dinamika pelaksanaan Musda
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari DPD Golkar Provinsi Bengkulu mengenai alasan spesifik penundaan Musda ke-XI tersebut maupun jadwal penjadwalan ulang. Acara silaturahmi di kantor DPD Kota tetap berlangsung khidmat dengan agenda utama doa bersama untuk kebaikan internal partai.
