banner 728x250

Puncak Hari Kartini 2022, Liza Kurniati Wanita Asal Pulosari Pemalang, Terima Penghargaan

banner 120x600

Realitapost.com, Pemalang — Kepedulian terhadap lingkungan hidup, Liza Kurniati, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Rimba Slamet, raih penghargaan Perempuan Berjasa dan Berprestasi Bidang Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Kartini Tahun 2022.

Perempuan asal Desa Jurangmangu Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang tersebut, raih penghargaan dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASI-KIM) saat puncak peringatan Hari Kartini Tahun 2022, di Pendopo Kabupaten Magelang, Kamis (21/4/2022). 

Penghargaan kepada Liza Kurniati diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Jawa Tengah Atikoh, di dampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersamaan perayaan hari Kartini 2022 di Pendopo Kabupaten Pemalang. 

Diketahui, penghargaan itu di terima Liza Kurniati atas dedikasinya dalam upaya penyelamatan hutan dari ancaman kebakaran. Liza aktif dalam kegiatan itu bersama kelompok MPA Rimba Slamet sejak tahun 2014 silam. 

Selain aktif dalam upaya penyelamatan hutan dari ancaman kebakaran, kelompok MPA Rimba Slamet sendiri juga aktif berkontribusi dalam berbagai acara yang di selenggarakan di Desa, seperti menjadi panita event lintas alam dan pendakian. Apabila terjadi kebakaran hutan, Liza Kurniati bertugas menyiapkan logistik untuk keperluan para kru MPA Rimba Slamet saat melakukan upaya pemadaman. Ia juga pernah mengevakuasi pendaki tersesat di Gunung Slamet. 

Wakil Bupati Pemalang, Mansyur Hidayat, S.T, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemalang, Raharjo, turut hadir menyaksikan serah terima penghargaan itu kepada Liza Kurniati. Raharjo mengapresiasi upaya penyelamatan alam yang selama ini di lakukan Liza bersama MPA Rimba Slamet. 

“Saya turut bangga dengan pengabdian Liza dan kawan-kawan MPA Rimba Slamet. Saya bisa menyebut Liza ini adalah Kartini Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang”, kata Raharjo

Raharjo berharap pengabdian Liza Kurniati bersma MPA Rimba Slamet dalam upaya penyelamatan dan pelestarian alam bisa menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain di Kabupaten Pemalang. (USMAN-Realitapost)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *