REALITAPOST.COM, BENGKULU – Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik DPP PDI Perjuangan akhirnya resmi bersandar di Dermaga Pulau Baai, Provinsi Bengkulu. Kehadiran kapal kesehatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan visi-misi DPP PDI-P di bidang kesehatan melalui pemberian layanan medis dan pengobatan gratis bagi masyarakat selama tiga hari ke depan.
Ketua Tim Medis Kapal, dr. Misel Mailangkai, mengungkapkan bahwa Bengkulu merupakan lokasi ke-59 yang dikunjungi sejak ekspedisi ini dimulai pada 10 Juni 2023 lalu. Dalam misi kemanusiaan ini, RSA Laksamana Malahayati membawa tim medis profesional yang terdiri dari 2 dokter, 3 perawat, 1 bidan, dan 1 staf medis.
“Setiap kali bersandar, kami selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan pengurus DPD dan DPC PDI-P di tiap wilayah, serta Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal,” ujar dr. Misel.
Selama bersandar, masyarakat Bengkulu dapat mengakses berbagai layanan kesehatan secara cuma-cuma, meliputi:
Pelayanan kesehatan umum.
Pemberian vitamin kualitas terbaik bagi pasien.
Pemberian susu bayi dan penyediaan obat-obatan lengkap.
Meski berada di atas kapal, fasilitas yang tersedia tergolong mumpuni. RSA ini dilengkapi dengan tempat tidur pasien, perlengkapan untuk operasi kecil, serta unit pendukung mobilisasi berupa 2 unit motor trail dan 1 unit ambulans untuk menjangkau warga di daratan.
Di lokasi yang sama, Sekretaris DPD PDI-P Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, memberikan apresiasi tinggi atas kedatangan perdana rombongan kapal ini. Menurutnya, momen ini telah dinantikan oleh masyarakat dan kader di Bengkulu.
“Sebagai kader, tentu kami akan memanfaatkan kunjungan RSA Laksamana Malahayati ini dengan melakukan sejumlah kegiatan bakti sosial. Kami mengimbau masyarakat untuk hadir karena pengobatan ini benar-benar gratis,” kata Ihsan.
Kegiatan utama rencananya akan dilaksanakan pada Rabu mendatang. Panitia penyelenggara telah menyiapkan lokasi khusus dan mulai mensosialisasikan agenda ini kepada warga melalui pengurus PDI-P di tingkat Kota Bengkulu. Pihak DPD menargetkan sebanyak 3.000 warga dapat terlayani selama masa kunjungan kapal tersebut.
Reporter: Damar
Editor Dian Marfani

















