Realitapost.xom, Bengkulu — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, sebanyak 44 tim dari kalangan instansi, lembaga, dan komunitas se-Provinsi Bengkulu akan ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Agustus 2025, di Lapangan King Soccer, kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
Turnamen ini diinisiasi oleh Media Online Tedline bekerja sama dengan komunitas pecinta sepak bola mini. Mengusung tema “Gema Jaga Sportivitas di Bumi Merah Putih”, ajang ini bertujuan mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat sportivitas antar peserta.
Pimpinan Media Tedline, Tedi Cho, mengatakan turnamen ini diharapkan mampu mendorong minat olahraga serta memperkuat kebersamaan antar organisasi perangkat daerah (OPD), instansi/lembaga, dan komunitas di Provinsi Bengkulu.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan membangun interaksi yang positif. Peserta dari berbagai latar belakang dapat saling mengenal dan membangun kepercayaan melalui olahraga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tedi menambahkan bahwa turnamen ini juga menjadi wadah pengembangan keterampilan individu dalam bermain Mini Soccer. Ia berharap ajang ini bisa menjadi langkah awal bagi kegiatan serupa yang lebih besar di masa mendatang.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, turut menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen ini sejalan dengan komitmen Gubernur Bengkulu dalam memajukan olahraga daerah.
“Kegiatan seperti ini harus kita dukung penuh. Selain menjaga sinergi antar OPD dan lembaga, juga membangun semangat kebersamaan di Bumi Merah Putih,” ujarnya.
Ia juga berharap turnamen dapat berlangsung sukses dan lancar tanpa insiden, serta mempererat solidaritas antarpeserta.
“Bukan soal menang atau kalah, tapi nilai silaturahmi dan kekompakan yang kita utamakan. Inilah makna sesungguhnya dari peringatan kemerdekaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana, Tomides A.W., menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Hingga saat ini, tercatat 44 tim telah mendaftar, berasal dari berbagai unsur, seperti OPD provinsi, Pemkab, Kejaksaan, Polri, Lembaga Pemasyarakatan, perbankan, OJK, BPOM, BPJS Ketenagakerjaan, perguruan tinggi, dan komunitas olahraga.
“Karena waktu pelaksanaan terbatas hanya dua hari, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta. Meski demikian, beragamnya latar belakang peserta menunjukkan besarnya semangat kebersamaan dalam ajang ini,” pungkasnya.