berita realitapost

Sikap Bijaksana Walikota Minta Maaf Diapresiasi Puluhan Sopir Pengangkut Sampah

Walikota Jamu Makan Siang Bersama

banner 120x600

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Suasana hangat menyelimuti Aula Balai Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, pada Minggu (1/2/2026). Penjabat Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para sopir angkutan sampah atas kekhilafan pemerintah kota dalam merespons keluhan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bahkan Walikota Bengkulu juga telah memerintahkan kepada kuasa hukum Pemkot untuk segera mencabut laporan polisi di Polresta Kota Bengkulu dan sepakat mengakhir persoalan tersebut dengan duduk bersama untuk membangun Kota Bengkulu.

“Saya minta tim hukum mencabut laporan dan tidak ada sedikit pun terbesit dari hati kecil saya untuk mengkriminalisasi warganya. Itu warga saya, enggak mungkin saya mengorbankan warga saya. Saya bekerja 24 jam untuk masyarakat. Lalu kenapa kemarin dilaporkan? saat itu saya tidak ada di Bengkulu sehingga pada saat itu tim hukum berinisiatif sendiri demi menjaga marwah pemerintah Kota Bengkulu maka akhirnya melaporkan hal itu. Tapi saya sebenarnya saya sudah berniat untuk minta dicabut tapi di masyarakat narasinya sudah makin liar kemana-mana. Tapi tidak masalah dan saya lihat eskalasinya, ya sudahlah, hingga akhirnya saya putuskan untuk mengundang mereka duduk bersama disini. Meskipun awalnya mereka sempat curiga diundang, tapi tidak masalah karena saya ingin ketemu saja dengan mereka dan pas ketemu semua berjalan lancar tanpa by disain sedikit pun,” ujar Walikota.

Momen ini merupakan buntut dari aksi protes para sopir yang sempat membuang sampah di depan kantor Wali Kota akibat kondisi jalan TPA yang sulit dilalui. Dalam acara silaturahmi dan jamuan makan bersama tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan melupakan ketegangan yang telah terjadi.

“Manusia pada prinsipnya tidak ada yang sempurna, termasuk pemerintah. Yang sudah berlalu biarlah berlalu, ke depan kita terus berbenah demi kota yang bersih. Saya sebagai Pemerintah legowo dan mohon maaf sekali lagi,” ujar Dedy di hadapan pejabat Pemkot dan perwakilan sopir.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 miliar untuk perluasan lahan TPA serta pembangunan akses jalan rabat beton agar aktivitas pengangkutan sampah kembali lancar. Selain itu, solusi jangka panjang juga tengah disiapkan melalui program TPA Regional yang mengintegrasikan pengelolaan sampah antara Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *