berita realitapost

Silatwil 1 Mafindo Bengkulu: Fonika Thoyib Terpilih Aklamasi, Ketua DPP Berikan Apresiasi Tinggi

REALTIAPOST.COM, ​BENGKULU – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Bengkulu sukses menggelar forum Silaturahmi Wilayah (Silatwil) 1 pada Kamis (7/5).

Forum tertinggi di tingkat wilayah ini secara resmi menetapkan Fonika Thoyib sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Mafindo Bengkulu dan Sekretaris Iyud Dwi Mursito melalui proses aklamasi.

​Fonika Thoyib terpilih menggantikan Gushevinalti, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai bagian dari Dewan Pengawas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mafindo.

Estafet kepemimpinan ini menandai babak baru bagi gerakan literasi digital dan pemberantasan hoaks di Bumi Merah Putih Bengkulu.

​Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri secara daring oleh Ketua DPP Mafindo, Mark Maryadat Ufie. Dalam arahannya, Mark menyampaikan apresiasi mendalam terhadap konsistensi dan kinerja kolektif Mafindo Bengkulu selama ini.

​”Kami sangat mengapresiasi kerja-kerja Mafindo Bengkulu yang selama ini sangat aktif dan berdampak nyata. Bengkulu telah menjadi salah satu pilar penting dalam gerakan nasional melawan misinformasi dan disinformasi,” ujar Mark Maryadat Ufie dalam sambutan virtualnya.

Gushevinalti, dalam pernyataan purna tugasnya, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh relawan selama masa kepemimpinannya. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan perjuangan dalam menjaga ruang digital.

​”Perjalanan kita selama ini adalah tentang membangun ketangguhan masyarakat terhadap informasi negatif. Saya percaya di bawah kepemimpinan baru, Mafindo Bengkulu akan semakin solid. Meskipun saya kini bertugas di Dewan Pengawas DPP, hati dan dukungan saya akan selalu ada untuk kemajuan literasi digital di Bengkulu,” tutur

​Ketua terpilih, Fonika Thoyib, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan visi organisasi dengan penekanan pada penguatan kolaborasi lokal.

“Fokus kita ke depan adalah memastikan edukasi literasi digital menyentuh hingga akar rumput, serta memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder untuk menjaga ekosistem informasi di Bengkulu tetap sehat,” tegas Fonika.

​Silatwil 1 ini ditutup dengan semangat kolaborasi “Terus Bergerak dan Berdampak”, menegaskan komitmen Mafindo Bengkulu untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman fitnah dan berita

​Tentang Mafindo:
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada literasi media, verifikasi fakta, dan upaya melawan hoaks di Indonesia melalui edukasi, teknologi, dan riset. *

​Kontak Media:
Sekretariat Mafindo Bengkulu
Email: bengkulu@mafindo.or.id
Instagram: @mafindobengkulu

Exit mobile version