berita realitapost

Tembus Rp2,7 Miliar! Intip Rincian Harta Fantastis Sekwan Kota Bengkulu yang Rumahnya Digeledah KPK

REALITAPOST.COM, BENGKULU — Rumah pribadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bengkulu, Syofyan Tosoni, di Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, diduga digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/8/2026). Penggeledahan ini memicu sorotan publik terhadap profil dan total harta kekayaan yang dimilikinya.

Aksi penyisiran oleh tim penyidik komisi antirasuah tersebut diduga kuat merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Sebelum menyasar rumah Sekwan, KPK dilaporkan telah menggeledah rumah dinas mantan Pj Walikota Arif Gunadi serta kantor Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu. Dari lokasi penggeledahan di rumah Syofyan, penyidik dilaporkan membawa sejumlah koper yang hingga kini isinya masih belum diungkap ke publik.
Rekam Jejak Birokrasi
Syofyan Tosoni dikenal sebagai birokrat senior yang telah lama melintang di berbagai posisi strategis Pemerintah Kota Bengkulu.
Berikut adalah perjalanan karier penting Syofyan dalam beberapa tahun terakhir:
  • Sekretaris Dinas Kominfo Kota Bengkulu (2023)
  • Sekretaris BKPSDM Kota Bengkulu (2023–2024)
  • Kepala Kesbangpol Kota Bengkulu (Dilantik Juni 2024 oleh Pj Walikota Arif Gunadi)
  • Sekretaris DPRD Kota Bengkulu (Dilantik pada 6 Maret 2026)
Rincian Harta Kekayaan
Seiring dengan mencuatnya kasus ini, dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Syofyan turut menjadi pusat perhatian. Berdasarkan laporan periodik 2025 yang diserahkan pada 31 Maret 2026, total kekayaan bersih Syofyan Tosoni tercatat mencapai Rp 2.798.000.000.
Sebagian besar aset tersebut didominasi oleh kepemilikan properti hasil sendiri di wilayah Kota Bengkulu dengan rincian sebagai berikut:
  • Tanah dan Bangunan (215 m²/190 m²): Senilai Rp 1.000.000.000.
  • Tanah dan Bangunan (861 m²/500 m²): Senilai Rp 1.000.000.000.
  • Tanah Kosong (294 m²): Senilai Rp 250.000.000.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai status hukum Syofyan Tosoni maupun detail perkara underlying yang sedang disidik di wilayah Pemerintah Kota Bengkulu.

 

Exit mobile version