Bengkulu, Realitapost.com — Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu Tahun 2025. Wakil Gubernur Mian, sangat optimis bahwa angka inflasi bisa dipertahankan pada angka 1,01 persen dari tahun ke tahun.
“Sampai Agustus ini kita berhasil menjaga angka inflasi, itu luar biasa, bisa kita pertahankan 1,01 persen (yoy). Sementara nasional itu antara 1,5 sampai 2,5 persen,” kata Wakil Gubernur Mian di Bengkulu, saat membuka acara Rakorda, digelar di Hotel Grage Horizon, Jumat (29/8) siang.
Mian menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menjaga angka tersebut, tetap stabil sampai akhir 2025. Ada beberapa langkah yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bengkulu dalam memastikan angka inflasi stabil dalam target nasional.
“Yang pertama memastikan kedaulatan pangan, memperbanyak agenda event daerah. Baik dalam bentuk kegiatan olahraga maupun stimulasi sektor pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Wahyu Yuwana Hidayat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, mengatakan TPID secara masif mendorong bagaimana masyarakat bisa memahami tentang seluk-beluk inflasi. Literasi tentang inflasi penting sekali dipahami masyarakat.
“Bagaimana kita berbelanja bijak, mendahulukan kebutuhan dari pada keinginan, bagaimana kita tidak menimbun demi memastikan ketersediaan pasokan di pasar terpenuhi dengan baik. Sehingga, edukasi ini menurut saya menjadi hal yang penting, bahkan sampai ke level anak sekolah pun.Kita sudah edukasi pentingnya inflasi dalam menjaga daya beli ini,” ujar dia.
Wahyu Yuwana Hidayat menambahkan, Provinsi Bengkulu mendapatkan prestasi yang sangat baik mengatasi inflasi. Hal itu dikarenakan mampu melakukan pencapaian inflasi yang relatif rendah di seluruh Indonesia.
“Jadi, saya fikir ini merupakan prestasi yang sangat baik. Kita punya modal di akhir Desember. Untuk kemudian, inflasi kita berada dalam kisaran 2,5 persen. Ples Mines 1 persen. Untuk Muko-Muko dan Kota Benģkulu menunjukan performance dalam menjaga inflasi yang sangat baik”, demikian Wahyu.(Damar)