Bengkulu, Realitapost.com — Peristiwa video viral 2 oknum pelaku usaha yang terlibat cekcok di dua lokasi berbeda dan waktu yang beda mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Terbaru, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, bersama Plt Kadis Pariwisata Kota Bengkulu Nina, melakukan sidak ke lokasi pembangunan pondok di sekitar tempat jualan milik Suhartini yang viral disebut-sebut sewa Rp 1 juta.
“Ya hari ini saya datang langsung mengecek lokasi pembangunan pondok viral sebanyak 5 pondok. Nah tahun 2026, kita Pemerintah Kota akan menyediakan 100 pondok yang akan ditempatkan di sepanjang pantai panjang,” tegas Walikota, Minggu sore (22/12).
Dia juga menyatakan bahwa membangun pariwisata butuh dukungan semua pihak termasuk pelaku usaha yang berusaha di kawasan pantai panjang. Sebagai contoh wisata di Bali bisa maju dan berhasil karena di dukung penuh paku usaha yang berusaha di kawasan wisata. Misal ada barang pengunjung wisata yang tinggal dijamin tidak akan hilang dan dijaga.
Kenapa bisa begitu, karena pelaku usaha dan pedagang si Bali sadar, kalau pengunjung kecewa dan tidak datang lagi maka bisa merugikan mata pencarian mereka sekitar wisata. Karena pengunjung itu membawa banyak uang untuk berwisata
“Tapi di kita masih dalam upaya untuk membuat pelaku usaha sadar akan penting memberikan pelayanan yang Rama sehingga bisa datang lagi berwisata ke Kota Bengkulu. Jadi kami sedang menata wajah kota agar lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung,” tutup Walikota. (damar)

















