KOTA BENGKULU – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Toni Alfian, bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu, Yuliansyah, melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Perumahan Korpri, Kelurahan Bentiring, pada Sabtu siang (3/1/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan kondisi keselamatan warga setelah wilayah tersebut terendam air akibat luapan sungai menyusul curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Mengingat akses jalan utama perumahan yang sudah tidak bisa dilalui kendaraan, Pj Sekda dan rombongan terpaksa menggunakan perahu karet milik Dinas Damkar untuk mencapai rumah-rumah warga yang terisolasi.
“Kami ingin memastikan kondisi warga secara langsung di lapangan. Prioritas utama Pemerintah Kota saat ini adalah keselamatan jiwa dan pemenuhan kebutuhan logistik dasar bagi mereka yang memilih bertahan di rumah maupun yang mengungsi,” ujar Pj Sekda Toni Alfian di lokasi.
Dalam peninjauan tersebut, Toni Alfian menginstruksikan jajaran Dinas Damkar dan BPBD untuk terus bersiaga 24 jam dengan menyiagakan personel serta peralatan evakuasi di titik-titik rawan. Ia juga meminta camat dan lurah setempat untuk segera memvalidasi data warga terdampak guna penyaluran bantuan makanan siap saji dan air bersih.
Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, menambahkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim reaksi cepat ke Perumahan Korpri sejak pagi hari. “Kami siagakan perahu karet di sini untuk membantu mobilisasi warga, terutama lansia dan anak-anak yang membutuhkan evakuasi medis atau bantuan mendesak lainnya,” tegas Yuliansyah.
Hingga Sabtu siang, debit air di Perumahan Korpri dilaporkan masih cukup tinggi, berkisar antara 50 cm hingga lebih dari 1 meter di beberapa titik terendah. Pemerintah Kota Bengkulu menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali menaikkan volume air.

















