berita realitapost

Nurlia Dewi Sosok Inspiratif dan Inovatif Perempuan Cantik Kota Bengkulu

banner 120x600

Kisah Perempuan — Nama Dr. Nurlia Dewi, SH, MH,merupakan salah satu sosok perempuan inspiratif yang lahir dan besar di Bengkulu pada 18 April 1985. Dengan latar belakang pendidikan tinggi serta dedikasi yang kuat terhadap pembangunan daerah, ia dikenal sebagai figur intelektual yang konsisten menghadirkan inovasi dalam setiap peran yang diembannya.

Sejak usia muda, Nurlia Dewi telah menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap dunia pendidikan dan pengabdian. Ia menempuh pendidikan tinggi secara berjenjang, dimulai dari gelar Sarjana Hukum dengan fokus pada hukum pidana. Semangat belajar yang tinggi membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Hukum dengan konsentrasi pada ekonomi daerah. Tak berhenti di situ, ia kemudian meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen, yang semakin memperkuat kapasitasnya sebagai pemimpin yang visioner dan berorientasi pada solusi.

Perjalanan karier Nurlia Dewi dimulai di Kabupaten Kaur, tempat ia membangun fondasi pengabdian di sektor pemerintahan. Ia pernah mengemban tugas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta dipercaya menangani urusan keuangan di salah satu dinas. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam memahami tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Selanjutnya, ia juga pernah bertugas di bagian hukum Sekretariat Daerah Kota Bengkulu. Di posisi ini, Nurlia Dewi berperan dalam mendukung aspek legal pemerintahan, memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kariernya semakin menonjol ketika ia bergabung dengan Dinas Koperasi dan UKM. Di instansi ini, Nurlia Dewi dikenal sebagai sosok inovator. Ia menjadi pencetus masuknya produk-produk lokal, seperti kerajinan dan busana khas daerah, ke pasar yang lebih luas, termasuk memperkenalkan produk kerudung Bengkulu ke lingkungan bandara. Langkah ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Tak hanya itu, ia juga menggagas kegiatan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan festival rutin setiap bulan selama satu tahun penuh. Program ini terbukti mampu menggerakkan sektor UMKM serta meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar.

Keberhasilan Nurlia Dewi berlanjut saat ia bertugas di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Di sana, ia mencetuskan inovasi digital berupa aplikasi “Padek”, sebuah sistem pembayaran non-tunai yang terintegrasi dengan pelaporan keuangan daerah. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan retribusi.

Melalui aplikasi tersebut, Nurlia Dewi berhasil mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik, menjadikan sistem lebih efisien, modern, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Saat dipercaya mengemban amanah di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), fokus utama Nurlia Dewi adalah mewujudkan konsep Smart City di Kota Bengkulu. Ia berupaya mengintegrasikan berbagai layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di bawah kepemimpinannya, berbagai sistem digital mulai dikembangkan guna menciptakan pemerintahan yang responsif dan transparan.

Lebih dari sekadar jabatan, Nurlia Dewi merupakan simbol perempuan tangguh yang mampu memimpin dengan profesionalitas dan empati. Ia membuktikan bahwa kelembutan hati tidak menghalangi ketegasan dalam mengambil keputusan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Dedikasi dan kontribusinya menjadi inspirasi bagi banyak perempuan, khususnya di Bengkulu, bahwa dengan tekad, pendidikan, dan kerja keras, perempuan mampu menjadi agen perubahan yang nyata dalam pembangunan daerah.

Dengan rekam jejak yang kuat serta komitmen yang tak tergoyahkan, Nurlia Dewi terus melangkah sebagai motor penggerak inovasi dan pelayanan publik yang berkelanjutan di Kota Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *