berita realitapost

Dikbud Bengkulu Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir dan Kebakaran

MInarni Kabid PAUDNI Dikbud Kota Bengkulu
banner 120x600

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Dinas Pendidikan (Dikbud) Kota Bengkulu melalui Bidang PAUDNI menunjukkan kepeduliannya terhadap sejumlah lembaga pendidikan yang terdampak musibah, baik banjir maupun kebakaran.

Kepala Bidang PAUDNI Dikbud Kota Bengkulu, Minarni, menyampaikan pihaknya turut berduka atas musibah banjir yang kembali melanda TK Pembina 2 beberapa hari lalu. Ia mengakui, lokasi sekolah tersebut memang kerap menjadi langganan banjir.

“Kami ikut peduli dan berduka atas musibah yang dialami TK Pembina 2. Banjir ini sudah berulang kali terjadi,” ujar Minarni.

Sebagai bentuk kepedulian, Dikbud Kota Bengkulu telah menyalurkan bantuan berupa nasi kotak untuk para guru dan warga sekolah. Selain itu, pihaknya juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi terkini.

Terkait solusi jangka panjang, Minarni mengungkapkan penanganan banjir tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat. Menurutnya, solusi ideal seperti normalisasi sungai atau relokasi sekolah cukup sulit direalisasikan.

“Kalau untuk menghentikan banjir sepenuhnya memang sulit. Solusi seperti normalisasi sungai atau pindah lokasi tidak mudah dilakukan,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya berupaya memberikan solusi praktis untuk membantu pemulihan pascabanjir. Salah satunya dengan mengusulkan bantuan alat kebersihan, termasuk mesin steam, agar proses pembersihan lumpur di ruang kelas bisa lebih cepat dan tidak membebani tenaga guru.

“Selama ini pembersihan dilakukan secara manual. Jika ada alat seperti mesin steam, tentu akan sangat membantu dan meringankan pekerjaan,” tambahnya.

Ia juga mengimbau seluruh warga sekolah untuk tetap bersabar menghadapi kondisi tersebut, sembari meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Selain banjir, Dikbud Kota Bengkulu juga memberikan perhatian terhadap PAUD Burniat Ceria yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran. Bantuan yang telah diberikan meliputi uang dan pakaian, serta dalam waktu dekat akan disalurkan alat permainan edukatif (APE) dan perlengkapan pembelajaran.

“Kami sudah beberapa kali datang untuk memberikan dukungan. Hari ini rencananya kami kembali menyalurkan bantuan tambahan,” kata Minarni.

Saat ini, kegiatan belajar mengajar di PAUD Burniat Ceria sementara dipindahkan ke lokasi lain yang disediakan warga, sambil menunggu proses pembangunan kembali gedung sekolah.

Terkait pembangunan ulang, Minarni menyebut pihaknya masih dalam tahap pengajuan dan koordinasi, baik melalui pemerintah maupun kemungkinan dukungan dari lembaga terkait.

“Untuk pembangunan, masih kita proses apakah nantinya dari pemerintah atau sumber lainnya,” tutupnya.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *