REALTIAPOST.COM, BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu siap menyukseskan Festival Tabut 2026. Hal itu terlihat saat mendampingi Kapolda bersama unsur Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kota Bengkulu dalam kegiatan pemantauan lokasi Festival Tabut, Jumat sore (5/6/2026), di lokasi Sport Center.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan seluruh pihak siap mendukung penyelenggaraan festival tabut 2026. Apalagi tahun ini sudah ada promotor yang telah ditetapkan bersama seluruh stakeholder terkait dan terus melakukan koordinasi untuk memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.
“Kalau kita lihat persiapan sudah berjalan. Promotor yang ditetapkan bersama stakeholder terkait telah melakukan berbagai rangkaian persiapan untuk menyukseskan Festival Tabut 2026,” ujar Nina.
Dari sisi pengamanan, Nina menjelaskan bahwa Kapolda Bengkulu telah memimpin rapat koordinasi kesiapan pengamanan Festival Tabut dengan melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Basarnas, hingga unsur pendukung lainnya.
Tidak hanya sebatas rapat koordinasi, Kapolda Bengkulu juga turun langsung melakukan pengecekan lapangan guna memastikan seluruh skenario pengamanan yang telah dipaparkan sebelumnya dapat diterapkan secara optimal saat pelaksanaan festival.
Sementara itu, Kadispar Provinsi Murlin Hanizar, mengatakan bahwa persiapan administrasi seperti penyebaran undangan dan kebutuhan teknis lainnya juga telah berjalan sesuai jadwal.
Kemudian, proses pemasangan dan penataan area bazar UMKM yang akan menjadi salah satu daya tarik festival juga sedang berlangsung.
Murlin optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati Festival Tabut 2026 dengan aman, nyaman, dan meriah.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan terus berjalan. Mudah-mudahan saat hari pelaksanaan nanti semuanya sudah siap dan Festival Tabut 2026 dapat berlangsung sukses,” tutupnya.
Ditempat serupa, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan pihaknya turut mendampingi panitia dalam berbagai tahapan persiapan, termasuk saat kunjungan jajaran kepolisian untuk meninjau kesiapan pelaksanaan festival budaya terbesar di Bengkulu tersebut.
Menurut Sahat, Satpol PP memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang tertib dan nyaman selama rangkaian Festival Tabut berlangsung. Karena itu, pedagang yang berjualan di area yang berpotensi mengganggu akses pengunjung akan diberikan imbauan dan teguran secara persuasif.
“Pada prinsipnya kami ingin mendukung sepenuhnya kesuksesan penyelenggaraan Festival Tabut 2026. Salah satu tugas kami adalah menjaga ketertiban, khususnya terhadap pedagang yang berjualan di daerah milik jalan,” ujar Sahat.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai lokasi kendaraan berhenti sementara untuk menurunkan dan menjemput penumpang yang akan menuju arena festival.
Oleh sebab itu, keberadaan lapak atau tenda pedagang di area tersebut berpotensi menghambat mobilitas masyarakat.
“Kami akan mengingatkan dan menegur terlebih dahulu para pedagang agar tidak berjualan di daerah milik jalan. Area itu akan digunakan sebagai titik pemberhentian kendaraan sehingga akses pengunjung menuju arena Tabut tidak terganggu,” tambahnya.
Satpol PP berharap para pedagang dapat memahami aturan yang diberlakukan dan ikut mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan pelaksanaan Festival Tabut yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Bengkulu.
Dengan sinergi antara panitia, aparat keamanan, dan para pedagang, Festival Tabut 2026 diharapkan dapat berlangsung sukses serta menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Provinsi Bengkulu.

















