Bengkulu, Realitapost.com — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Kepahiang, Edwar Samsi, SIP, MM, melayangkan protes keras atas hasil seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Paskibraka tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026.

Protes itu muncul karena tidak satu pun pelajar asal Kabupaten Kepahiang yang lolos dalam seleksi yang digelar Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol Provinsi Bengkulu.
Edwar menyebut hasil seleksi tahun ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Kepahiang.
“Saya sangat kaget dengan hasil seleksi Paskibraka tingkat provinsi tahun ini. Untuk pertama kalinya, tidak ada satupun perwakilan dari sekolah-sekolah di Kepahiang yang lolos. Ini jadi pertanyaan besar terkait sistem seleksi yang dilakukan Kesbangpol,” ujar Edwar, Minggu 28/6/2026.
Politisi PDI-P itu menilai absennya putra-putri terbaik Kepahiang mencederai semangat keterwakilan seluruh daerah di Provinsi Bengkulu dalam ajang kenegaraan tersebut. Yang agak janggal perwakilan Bengkulu Utara meluluskan 5 orang dan Seluma 4 orang pelajar yang ini sangat luar biasa.
Sehingga qajar bila, Edwar mempertanyakan dan memastikan akan memanggil Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat.
“Saya akan minta penjelasan secara rinci terkait sistem penilaian. Harus dibuka secara terbuka dan transparan biar terang benderang. Masyarakat Kepahiang berhak tahu kenapa tidak ada yang lolos,” tegasnya.
Ia mengecam keras jika penjelasan dari Kesbangpol tidak memuaskan dan dinilai tidak akuntabel.
“Kalau penjelasannya tidak memuaskan, saya akan meminta seluruh hasil penilaian seleksi Paskibraka 2026 dibuka dan diumumkan secara lengkap ke publik. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi,” pungkas Edwar.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi mengumumkan hasil seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026.
Pengumuman ini menjadi tahapan lanjutan setelah sebelumnya satu pasang pelajar asal Bengkulu berhasil terpilih mewakili daerah untuk menjadi calon Paskibraka tingkat nasional dan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara.
Seleksi tingkat provinsi yang diikuti para pelajar dari kabupaten dan kota di Bengkulu berlangsung dengan persaingan yang cukup ketat.
Dari total 51 pelajar yang mengikuti proses seleksi, hanya 27 peserta yang dinyatakan lolos dan akan bertugas sebagai calon Paskibraka tingkat Provinsi Bengkulu. Jumlah tersebut terdiri dari 13 pelajar putra dan 14 pelajar putri.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, mengatakan peserta yang telah dinyatakan lolos nantinya akan menjalani tahapan berikutnya berupa pemusatan pendidikan dan latihan sebagai persiapan menghadapi tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bengkulu.
“Para peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan pemusatan pendidikan dan latihan sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai 7 hingga 15 Agustus 2026 di Balai Raya Semarak,” ujar Mif Tarul Ilmi, Selasa 30 Juni 2026

















