HomeBengkulu › Klaim Santunan Jasa Raharja Bengkulu Melonjak, Kerugian Tembus Rp 2 Miliar

Klaim Santunan Jasa Raharja Bengkulu Melonjak, Kerugian Tembus Rp 2 Miliar

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Bengkulu berdampak terhadap meningkatnya pembayaran santunan PT Jasa Raharja. Bahkan, tren pemberian santunan hingga tahun ini mengalami kenaikan lebih dari 100 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Bengkulu, Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., diwawancarai disela kegiatan SALUD Balai Perhubungan Transportasi Daerah (BPTD), Selasa pagi (15/9/2026), mengatakan peningkatan pembayaran santunan tersebut turut memberikan dampak terhadap kondisi keuangan perusahaan. Kerugian yang dialami Jasa Raharja Bengkulu disebut mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Menurut Cynthia, peningkatan pembayaran santunan tidak terlepas dari naiknya kasus kecelakaan lalu lintas di Bengkulu. Kondisi ini menjadi perhatian Jasa Raharja karena tugas perusahaan bukan hanya memberikan perlindungan dan santunan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga mendorong upaya pencegahan.

“Ini tentunya berdampak. Kita lihat kerugian dalam hal ini artinya tingkat pembayaran santunan yang meningkat,” kata Cynthia.

Ia menjelaskan, Jasa Raharja terus berupaya memperkuat langkah preventif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas menjadi salah satu upaya yang terus dilakukan.

“Jasa Raharja tentunya mempunyai tugas memberikan perlindungan. Sehingga kita perlu hadir bukan hanya pada saat kecelakaan, tetapi juga melakukan tindakan preventif,” ujarnya.

Cynthia menyebut, tren pembayaran santunan Jasa Raharja di Bengkulu saat ini menunjukkan peningkatan signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kenaikannya bahkan telah mencapai lebih dari 100 persen.

“Kalau dibandingkan tahun sebelumnya mengalami peningkatan, lebih dari 100 persen,” jelasnya.

Dari sejumlah kasus yang ditangani, klaim santunan paling banyak berasal dari kecelakaan yang melibatkan *kendaraan roda dua*. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat.

Karena itu, Jasa Raharja bersama stakeholder terkait terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Kita sama-sama melakukan tindakan preventif, artinya mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu supaya sadar tertib berlalu lintas sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan,” pungkas Cynthia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *