HomeBengkulu › Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Dirlantas Polda Bengkulu dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Siswa SMP di Terminal Air Sebakul

Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Dirlantas Polda Bengkulu dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Siswa SMP di Terminal Air Sebakul

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kota Bengkulu diwarnai dengan aksi nyata edukasi keselamatan jalan raya. Dalam kegiatan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) yang diinisiasi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) kelas III Bengkulu, Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol Mochammad Hasan hadir langsung memberikan arahan tegas sekaligus presentasi di hadapan perwakilan siswa dari 5 SMP se-Kota Bengkulu di Terminal Tipe A (TTA) Air Sebakul, Selasa pagi (15/9/2026).

Dalam paparannya, Kombes Pol Mochammad Hasan menekankan pentingnya pemahaman keselamatan berlalu lintas sejak bangku sekolah. Ia mengimbau dengan keras agar para pelajar SMP tidak membawa kendaraan sendiri ke sekolah karena sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

“Anak SMP diimbau agar sebaiknya diantar ke sekolah oleh orang tuanya, bukan diberikan kebebasan membawa kendaraan sendiri. Hal ini sangat membahayakan keselamatan mereka dan orang lain di jalan raya karena secara usia dan aturan mereka belum siap,” tegas Kombes Pol Mochammad Hasan.

Langkah preventif ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bengkulu, Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M. Ia mengapresiasi konsistensi BPTD dalam menggelar program SALUD sebagai wadah edukasi dini, terutama bagi remaja yang mulai mengenal dunia berkendara.Cynthia mengungkapkan fakta memprihatinkan mengenai tren kecelakaan di wilayah Bengkulu yang melandasi pentingnya kolaborasi edukasi ini.

“Sejauh ini, angka kecelakaan lalu lintas berdasarkan jumlah santunan yang kami berikan kepada korban kecelakaan mengalami peningkatan yang cukup tajam, bahkan lebih dari 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Makanya, melalui momentum SALUD ini, kita bersama-sama dengan seluruh stakeholder harus bergerak masif mengedukasi masyarakat, khususnya anak usia dini agar tumbuh rasa sadar keselamatan dan kita bisa menekan angka kecelakaan bersama,” ujar Cynthia.

Melalui sinergi kuat antara kepolisian, Jasa Raharja, dan instansi perhubungan, kegiatan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir pelajar dan orang tua demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *