Bengkulu – Jajaran Pengurus Wilayah Muhammadiya (PWM) Bengkulu secara gamblang menegaskan bahwa hukum membuat dan memajang patung hukumnya mubah.
PWM Bengkulu Tegaskan Hukum Patung Mubah
Pernyataan itu disampaikan pengurus PWM Bengkulu dalam konfrensi pers yang dipusatkan di Kampus II UMB, Minggu siang (19/01/2020).
Dr. Fazrul Hamidi didampingi Ketua PWM Bengkulu, Saifullah menjelaskan persoalan hukum membuat patung atau memajangnya dari perspektif kalangan Muhammadiyah adalah mubah. Selain itu, hukumnya bisa menjadi haram bila membuat pating dengan tujuan syirik dan musyrik.
“Jadi kalau membuat patung dan memajangnya dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan tidak menyerupai maka hukumnya mubah atau tidak apa-apa,” tegasnya.
Selain patung, PWM Bengkulu juga menyoroti soal lukisan dan gambar yang dibuat dengan tujuan untuk menyembah atau mengagung-agungkannya maka hukumnya haram. “Itu ada dalilnya. Sebagai contoh patung jendral sudirman yang dibuat tidak sembah atau musyrik. Intinya sepanjang tidak ada kaitannya dengan keyakinan maka tidak masalah,” tegasnya.(gol)
Rekomendasi untuk kamu

REALITAPOST.COM, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menyatakan komitmennya dalam mempercepat langkah transformasi…

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Salah satu destinasi kuliner populer di Kota Bengkulu, Calamansy Restaurant, resmi mengumumkan…

Realitapost.com, Jakarta — Tiga Pimpinan lembaga Parlemen Indonesia Ketua MPR Ahmad Mudzani, Ketua DPR Puan…

Realitapost.com, Bengkulu – Polemik dugaan pemalsuan data yang menyeret salah satu anggota DPRD Kota Bengkulu…

Realitapost.com, Hong Kong – PT Pegadaian kembali mengukir prestasi internasional dengan meraih penghargaan The Asset…












