Realitapost.com, JAKARTA – Menyongsong peringatan World Engineering Day (WED) pada awal tahun 2026, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat bersinergi dengan PII wilayah se-DKI Jakarta berencana menggelar diskusi tingkat tinggi dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD). Forum ini akan fokus pada penguatan sektor energi terbarukan melalui pemanfaatan limbah (sampah) sebagai bahan baku utama.
Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan krisis energi dan pengelolaan sampah perkotaan dengan mengedepankan sinergitas ABG (Akademisi, Bisnis, dan Government). Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta solusi konkret dari sisi keilmuan, kelayakan bisnis, hingga payung regulasi pemerintah.
Ketua Dewan Penasehat PII Cabang Jakarta Pusat, Ir. Marwan Ramis, menyampaikan bahwa integrasi antara berbagai pemangku kepentingan adalah kunci dalam keberhasilan transisi energi di Indonesia.
“Limbah bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan potensi besar bagi ketahanan energi masa depan. Melalui momentum World Engineering Day 2026, kami ingin memastikan adanya sinergitas nyata antara akademisi yang membawa inovasi, pelaku bisnis sebagai penggerak ekonomi, dan pemerintah sebagai penyusun kebijakan,” ujar Ir. Marwan Ramis dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa acara ini direncanakan tidak hanya terbatas pada lingkup Jakarta. Mengingat relevansi isu sampah yang bersifat nasional, terdapat kemungkinan besar untuk melibatkan perwakilan PII dari berbagai daerah di seluruh Indonesia guna memperkaya perspektif dan replikasi model di wilayah lain.
FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi teknis dan strategis yang akan diserahkan kepada pemerintah sebagai kontribusi nyata para insinyur Indonesia dalam mewujudkan target Net Zero Emission

















