REALITAPOST.COM, BENGKULU – Maraknya akun media sosial anonim yang menyebarkan konten meresahkan belakangan ini mendapat sorotan. Ketua Aliansi Media Jurnalistik (AMJ) Bengkulu, Wibowo Susilo menyebut bahwa sebagian dari pemilik akun anonim tersebut ternyata berasal dari kalangan jurnalis.
Menanggapi hal itu, Wibowo meminta para pengelola akun anonim untuk tetap menjunjung tinggi etika dan kaidah jurnalistik dalam setiap informasi yang disebarkan.“Saya sangat paham bahwa sebagian akun anonim itu dipegang oleh jurnalis-jurnalis. Sehingga bila ingin menyebarkan informasi, tulis saja berdasarkan kemampuan jurnalistiknya,” kata Wibowo, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, keberadaan akun anonim tidak sepenuhnya salah. Akun tersebut bisa digunakan sebagai ruang kritik sosial selama disampaikan dengan data dan fakta yang valid.“Akun anonim itu tidak semuanya salah dan ada benarnya. Apalagi digunakan sebagai kritik sosial tidak masalah selagi berbasis data dan fakta, no problem,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan, masalah akan muncul jika akun anonim disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, hoax, ujaran kebencian, hingga menggiring opini untuk menjatuhkan pihak tertentu demi kepentingan tertentu atau yang disebut “by order”.“Kalau akun anonim itu digunakan untuk kepentingan menyebarkan fitnah, hoax, dan ujaran kebencian akan menimbulkan masalah. Jangan hanya opini yang menyebarkan kebencian, hoax dan provokatif,” tegasnya.
Wibowo juga mengimbau agar media sosial yang kini menjadi “ruang terbuka hijau” dimanfaatkan secara bertanggung jawab.“Semua harus berbasis data dan ilmu dan kaidah jurnalistik. Jadi sekali lagi bila itu digunakan menyebarkan kebencian atau hoax, dan opini yang menghakimi tidak dibenarkan,” lanjutnya.
Ia menutup dengan peringatan keras bahwa konten tanpa dasar data dari akun anonim bisa berujung pada ranah hukum.“Jadi bagi pemilik akun anonim yang kontennya mengelola informasi tapi tidak berbasis data tidak dibenarkan karena merugikan orang dan ada delik pidananya yakni UU ITE,” pungkas Wibowo.

















