banner 728x250

Baku Tembak, Brimob Ganteng Asal Bengkulu Tewas Di Papua

banner 120x600
Upaya Evakuasi jenazah anggota Brimob Den B Timika Papua yang tewas usai baku tembak dengan gerakan sipil bersenjata



BENGKULU – Masyarakat Bengkulu yang mengetahui salah seorang personel Brimob Den B Timika, yakni Briptu Berry Pramana
Putra yang merupakan warga asal Bengkulu, tewas saat menjalankan tugas
pada Minggu 22 Oktober sore, diselimuti rasa duka yang mendalam terkhusus bagi keluarga besar korban.

Anggota Brimob Den B Timikia Papua ini memiliki paras ganteng dan pemberani namun karena terlibat baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata akhirnya ia terkena tembakkan hingga tidak bisa diselematkan.

Kronologis terjadi, saat Briptu Berry Pramana yang tergabung dalam TimGab Satgassus Polda
Papua, Polres Mimika dan Satgas Amole, melakukan tindak lanjut
penindakan terhadap kelompon UINI di Tembagapura. Sekitar pukul 05.00 WIT, TimGab mulai bergeser guna melakukan ambus
sekitar markas UINI dan ada tim yang melakukan penyisiran serta
penindakan dengan tujuan camp-camp yang ada di markas.

Pukul 13.00 WIT, TimGab telah berhasil menguasai markas UINI, kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan camp. TimGab kemudian menemukan barang-barang milik kelompok UINI yang
ditinggalkan seperti HT, senpi rakitan dan sejumlah barang bukti
lainnya. Sekitar pukul 16.00 WIT, tim kembali melakukan penyisiran dan
pengejaran terhadap kelompok UINI yang diketahui melarikan diri ke atas
gunung.

Pukul 16.18 WIT, diterima informasi via HT bahwa ada penembakan di
Jembatan Bukit Sangker. Tim memberikan respon dan pengejaran terhadap
kelompok separatis tersebut. Namun dalam pengejaran ini, Briptu Berry Pramana Putra mendapatkan
luka tembak yang berasal dari senjata kelompok UINI. Tim bantuan
langsung menyisir TKP dan membawa korban ke RS SOS PT Freeport
Tembagapura. Sayangnya nyawa korban tak bisa lagi diselamatkan.[NET/E01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *